Setelah membahas The Idol Boys minggu lalu, kini giliran Ai membahas The Idol Girls! Siapa aja mereka? Simak berikut ini…

Photobucket

Kekurangan wanita. Itulah yang sepertinya melanda ajang Idol dan ajang serupa selama 2 tahun belakangan. Nama yang mendominasi dan bahkan memenangkan adalah nama pria. Hanya Alexandra Burke-lah yang sepertinya berhasil menaikkan namanya di antara dominasi pria2 tadi. Makanya, ga salah kalau ku katakan lebih gampang memancing pria2 idol ketimbang wanita2 idol berikut. Dan inilah 5 nama pilihan yang aku harapkan muncul ke permukaan pasca karir Idol mereka.

1. Allison Iraheta (American Idol - 2009)
Lahir 27 April 1992 dengan nama yang sama dengan nama panggungnya di Glendale, California, Allison Iraheta adalah finalis termuda di musim ke-8 American Idol. Menjadi wanita dengan posisi tertinggi karena berhasil menempati posisi 4 dan meninggalkan 3 nama pria untuk Top 3. Yang menjadi cirinya adalah vokal yang berkarakter plus bertenaga, dan langsung dikotakkan dalam satu genre musik, yaitu Rock! Selama menjalani Idol, Iraheta tampak sangat pintar dalam memilih lagu. Sehingga dengan tema apapun, dirinya tidak pernah tertimpa isu ‘sial’ karena tema yang tidak menguntungkan. Heart (Alone), Bonnie Rait (I Can’t make You Love Me), No Doubt (Don’t Speak), sampai Michael Jackson (Give In To Me) semuanya dibabat abis! Dan ternyata ke-profesional-annya dalam memilih lagu itu adalah karena dia sudah pernah memenangkan satu ajang yang bernama Quinceañera: Mamá Quiero Ser Artista di tahun 2006. Dan kesuksesan berikutnya yang akan dia hadapi adalah rekaman album
solo perdananya, karena dia sudah tandatangan kontrak dengan 19 ENtertainment dan Jive Records!

2. Diana Vickers (X Factor - 2008)
Diana Vickers adalah sahabat baik Eoghan Quigg, sesama finalis di ajang X Factor musim ke-5. Dirinya tersisih di pekan ke-9 dikarenakan penampilannya yang kurang membawakan lagu Dido berjudul White Flag. Padahal dirinya sudah sanga disukai dengan penampilan2 sebelumnya membawakan lagu2 Take That (Patience), Michael Jackson (man In The Mirror), dan Sinead O’Connor (Nothing Compares To You). Cewek kelahiran 30 Juli 1991 ini sepertinya kurang pintar memanfaatkan suaranya, sehingga jauh lebih dikenal dengan gaya rambutnya yang acak. Tapi senggak masalah, karena masa depan cerah sepertinya menanti di depannya. Karena dia sudah dikontrak ama RCA records. Dan albumnya diharapkan rilis di akhir tahun ini, atau awal tahun depan. Wow! We’ll be waiting…

3. Shopie Paterson (Australian idol - 2008)
Berasal dari London ternyata tidak menghentikan langkahnya untuk menjajah ke negeri orang. 23 tahun Sophie Paterson yang sebelumnya bekerja sebagai manajer bar tersisih di ajang Australian Idol musim 6 di posisi 7. Memang ini bukan posisi cewek tertinggi, karena Chrislyn Hamilton menduduki Top 4. Alasan saya memilih Shopie adalah dia kelihatan lebih hot. Terpilih masuk ke 12 besar karena wild card menyanyikan lagu Jason Mraz berjudul I’m Yours. Berani sekali memang, tapi dia benar2 mendapatkan pujian dari juri. Selama di Idol, dirinya kebanyakan membawakan tembang2 rock dari The Rolling Stones, Counting Crows, sampai Silverchair. Belum ada kabar mengenai record deal baginya, sepertinya sangat sulit memang. Tapi yang namanya luck bisa hinggap kapan saja kepada siapa saja, bukan?!

4. Amberly Thiessen (Canadian Idol - 2008)
Amberly Thiessen adalah satu nama yang sangat diinginkan bersanding dengan Theo Tams di final Canadian Idol. Tapi kenyataan justru menghentikan langkahnya di ajang Idol posisi 6 besar di musim ke-6. Dirinya mengusung genre country, dan dia juga sangat lihai bermain gitar! Bahkan untuk memperoleh posisinya di 10 besar, dia menyanyikan lagu Norah Jones yang berjudul What Am I To You dengan gaya country, bermain gitar dan berkaki telanjang! Sungguh mengangumkan. karena dia berhasil membawakan satu lagu yang kental aura jazz-nya ke dalam sebuah nyanyian country. Di Idol, Amberly membawakan lagu2 dari Jason Mraz (You and I Both), Corrine Bailey Rae (Put Your Records On), Bob Marley (Redemption Song) hingga akhirnya harus tersisih saat menyanyikan 1234 dari Feist. Dengan hati penuh harap, semoga gadis 19 tahun ini bisa memperoleh kontrak rekaman sesegera mungkin. Karena ajang Canadian Idol harus terhenti (hiatus) dikarenakan kekurangan penonton dan sponsor.

5. Sarah Kreuz (Deutschland sucht den Superstar - 2009)
Sarah Kreuz hampir saja menggagalkan Daniel Schuhmacher memperoleh kemenangan di ajang Deutschland sucht den Superstar tahun ini. Apalagi di sejak 4 besar, total vote untuk Kreuz selalu yang tertinggi. Enggak salah juga, karena gadis cantik kelahiran 27 Juli 1989 ini mampu menjadi sorotan membawakan lagu2 Diva. Sebut saja Whitney Houston (I Will Always Love You, I Have Nothing, One Moment In Time), Aretha Franklin (Natural Woman), Beyonce (Listen, If I Were A Boy), Kelly Clarkson (The Trouble With Love Is), Anastacia (I’m Outta Love), hingga yang teranyar Duffy (Warwick Avenue). Meskipun belum berkesempatan merekam album perdananya, tapi single yang direkamnya barengan ama daniel, Anything But Love sudah bisa memberikan satu hentakan bagi musik di Jerman khususnya. Dan kekuatan vokal Kreuz jelas menjadi pembeda sekaligus saingan yang lumayan berat untuk Daniel!

Siapa yang bakalan terkenal nantinya? We’ll See… !