The Black Eyed Peas Make New History!
THE BLACK EYED PEAS MAKE HISTORY WITH THE LONGEST SUCCESSIVE STAY AT TOP OF THE BILLBOARD HOT 100 CHART!
(Santa Monica, CA) THE BLACK EYED PEAS make history with the longest successive stay at the top of the Billboard Hot 100 chart with 20 consecutive weeks at #1. “I Gotta Feeling” holds at #1 for an eighth week and “Boom Boom Pow” spent 12 weeks at #1. This is the longest consecutive stay for an artist in the Billboard chart’s 51 year history.
“The Black Eyed Peas record-breaking feat is a phenomenal achievement that underscores will.i.am’s ability to craft songs that instantly resonate with music fans,” said Steve Berman, President, Marketing & Sales, Interscope Geffen A&M. “From the moment I met Will, I knew his unique artistry would make lasting impressions.”
“With this kind of success your ego wants to take all the credit but your heart reminds your soul that it was your heart that had you slaving and creating in the studio making the music; breaking through comfort zones and tradition. In the fight between heart and ego my heart always wins,” said will.i.am. “Without everyone doing their part, the stars never would have aligned. This was a group effort, thank you to everyone who helped to keep these songs on top,” said Fergie .
“I Gotta Feeling,” the second single from The E.N.D., is currently in its second week at #1 on the Top 40 chart. Since its release eight weeks ago, “I Gotta Feeling” has sold over 2 million digital downloads. Their first single “Boom Boom Pow” spent seven weeks at #1 on the Top 40 chart and has sold over 3.8 million digital downloads. “Boom Boom Pow” is the #1 track on the Nielsen Soundscan’s Year To Date digital tracks chart for 2009.
THE E.N.D., the fifth release from the three-time Grammy Award winning, multi-platinum Interscope recording artist, The Black Eyed Peas, entered the Billboard Top 200 chart at #1 with the group’s highest debut of their career with 304,109 in first-week sales. The E.N.D. is currently # 3 on the Billboard Top 200 Chart.
Read More
Album of The Day: Gary Go - Self Titled
Saat pertama kali mendengarkan Gary Go dan membaca review single-nya, daku tanpa banyak kompromi langsung memberikan label SUKA ke lagu yang berjudul Wonderful tersebut. Ku ibaratkan lelaki ini sebagai a breath of fresh air dalam industri musik. Meskipun musik yang diusungnya pop-rock khas inggris, alias brit-pop dengan bonus belaian akustik dan alternative. Pokoknya menjadikan Gary Go sebagai salah seorang British Pop Male Vocal Idol!
Garry Go terlahir dengan nama Gary Baker 24 tahun yang lalu. Penyanyi asal british ini ternyata enggak bisa dibilang baru begitu saja. Untuk label major, oke-lah kita sebut dirinya new comer. Tapi rupanya Gary Go sudah mulai mengeksiskan diri sejak tahun 2006, dimana dirinya nimbrung ke dalam proyek The Diary of Rodney Harvey dengan 3 lagu. Berikutnya, di tahun 2007 adalah awal dari dunia yang terang benderang baginya. E.P yang berjudul So So membuat dirinya ditarik oleh produser di New Jersey yang berikutnya memuluskan jalannya dikontrak oleh Decca untuk merilis album perdananya! Yang membuat dirinya juga semakin eksis adalah ikutan dalam konser tur The Script, The Fratellis, The Feeling, Take That dan Amy Macdonald. Enggak tanggung2, daftar berikutnya adalah menjadi pembuka di tur Eropa Lady GaGa.
Wonderful yang sebelumnya sudah dipaparkan menjadi sebuah single yang imajinatif, memang benar adanya. Berikutnya, Open Arms. Satu lagu yang aku suka di album ini. Vokalnya begitu british. Itu mungkin yang membuat album ini terdengar original. Tapi di beberapa lagu memaksa kita untuk berpikir, suaranya mirip siapa ya? Atau musiknya persis siapa ya? Ini pasti karena brit-pop dan aksen british nya. James Morrison, Chris Martin, meski enggak separah Tom Chaplin. Tapi tetap aja penanda dari mana dirinya berasal. Dengarkan Life Gets In The Way, Refuse To Lose, dan Heart and Soul. Di ketiga lagu itu aku bisa bilang moments of full melody.
Dari 11 lagu yang diberikan, aku bisa bilang yang menarik perhatianku adalah Brooklyn. Hanya diiringi piano di awal, aku sangat menunggu lagu ini menjadi sebuah karya klasik dari Gary Go. Di pertengahan, iringan orkestra mulai menjamah. Disinilah letak kepintaran seorang Gary. Dia mampu menyeimbang mood pendengar dalam sebuah lagu. Dia juga mampu memainkan emosi dalam cara bernyanyinya. Sebenarnya bukan hanya bernyanyi keahliannya, Gary Go juga mampu bermain piano dan gitar. Bukan hanya itu, ternyata dia juga seorang produser!
Single ketiga yang dijadwalkan untuk dirilis adalah lagu berjudul Engines. Sebenarnya aku masih kurang setuju. Karena melodi yang hendak dijual masih sama dengan single sebelumnya. Mestinya diirnya sedikit lebih bijak memilih lagu yang lain, semisal Speak ataupun Black and White Days. Tapi mungkin kebijakan manajemen dan label juga.
Dengan semua positif thinking dan segenap rasa suka, kuberikan 4 bintang dan sejuta logo most wanted ke album yang dirilis 25 Mei 2009 ini.
(Ai Hasibuan / Creative Disc Contributors)
utk Track List “Gary Go” click…
Read More
Single of The Day: The Black Eyed Peas - I Gotta Feeling
Banyak orang yg mengeryitkan dahi ketika tahu single kedua dari Black Eyed Peas ini terus menerus menjadi jawara di Billboard dan di Chart2 International lainnya, sementara di Indonesia sendiri, single ini tidak terlalu happenin’. Well, sekali lagi ini masalah selera! Pastinya selera org USA, UK gak sama dong dgn Indonesia. Tapi, ada baiknya kita mendengar lebih dalam single yg satu ini, dan siapa2 aja di balik kesuksesan “I Gotta Feeling” ini.
Produser single ini adalah DJ asal Prancis yg namanya sedang naik daun yaitu David Guetta dan dibantu oleh Frederick Riesterer. Sementara mereka juga menulis lagu ini bareng para personel BEP yg lain. Kesuksesan single ini diawali ketika tgl 3 Juli lalu menggantikan posisi Jawara single pertama BEP “Boom Boom Pow” yg sudah jawara selama 12 minggu, jadi total 19 minggu yg diraih oleh BEP sendiri yg merajai Billboard. Rekor ini menyamai Usher di thn 2004 dgn 2 singlenya “Yeah” dan “Burn”, dan apabila minggu depan single ini masih jadi jawara berarti BEP bakal menorehkan rekor baru!
“I Gotta Feeling” sebenarnya lebih condong di sebut sebuah single Dance, Electro-hop yang di mix dengan House, agak sedikit melenceng dari akar BEP sendiri yaitu Hip Hop. Well, suka atau tidak, kembali melihat prestasi yg di torehkan oleh BEP, sepertinya mereka sudah benar2 diakui utk menjadi salah satu SuperGroup di thn 2009 ini!
Lyrics “I Gotta Feeling” click…
Read More
Single of The Day: Pearl Jam - The Fixer
Sebuah perubahan, itulah hal yang diminta oleh Universal Music ketika mengkontrak Pearl Jam beberapa waktu yang lalu. Seperti apakah perubahan yang dilakukan oleh grup band yang teramat sangat populer di era grunge ini bisa dibuktikan melalui single pertamanya yang kami bagikan ini, ‘The Fixer’, lagu yang ditulis sendiri oleh Eddie Vedder dan musiknya diciptakan oleh Matt Cameron sang drummer. Dan di album ke-9 yang diberi judul “Backspacer” mereka mempercayakan kembali Brendan O’Brien untuk menjadi produsernya dimana beliau adalah producer yang bertanggung jawab atas kesuksesan ke-4 album awal Pearl Jam (“Ten”, “VS.”, “Vitalogy” & “No Code”). Dan untuk album terbarunya ini “Backspacer” secara lokal Universal Music Indonesia akan bekerjasama dengan toko Musik Plus serta majalah Rolling Stones Indonesia untuk aktivitas yang belum pernah dilakukan sebelumnya yaitu pre-order album terbaru ini. Intinya bagi para penggemar Pearl Jam bisa melakukan order album dengan menelepon ke toko Musik Plus pada bulan September dan dengan membawa potongan kupon yang bisa didapatkan dari majalah Rolling Stones edisi September pada saat album dirilis 5 Oktober nanti, mereka akan mendapatkan diskon khusus dan merchadise special Pearl Jam. Walaupun aktivitas ini sementara hanya di Jakarta saja, namun tidak tertutup kemungkinan bagi para penggemar dari luar kota melakukan hal ini, caranya minta tolong teman yang ada di Jakarta tentunya. Keterangan lebih lanjut akan kami sampaikan di bulan Agustus nanti.
Pearl Jam yang beranggotakan 5 orang yaitu Eddie Vedder (lead vokals, guitar), Jeff Ament (bass), Stone Gossard (rhythm guitar), Mike McCready (lead guitar), dan Matt Cameron (drum) sejauh ini teah menjual album-albumnya lebih dari 60 juta keping diseluruh dunia.
click utk Lyrics “The Fixer” ....
Read More
Pemenang 25 CD Eminem "Relapse" Quiz!
Sekali lagi… ini dia para pemenang 25 CD Eminem “Relapse” Quiz! Selamat yah…
1.Irwan M, Samarinda (irwan_m1977@...)
2.Ridlo Fatkhurozi Sahemi, Trenggalek (omi.nem88@...)
3.Vey Lestiono, Malang (punky_vey@...)
4.Williem, Medan (willwill90@...)
5.Driwahati Boentoro, Jakarta (driwahati.boentoro@...)
6.Tri Aprianti, Bengkulu (trhie.nhomhi@...)
7.Aldi Ramadhika, Bandung (aldi_wwe@...)
8.Indah Apriliani, Surabaya (indah.a@...)
9.Mohammad Jhanattan, Bandar Lampung (jo_sasindo@...)
10.Jonathan M. Parlindungan, Bekasi (jonnzz28@...)
11.Jaya Dixon Stanley Saragi, Malang (Stanley_89ers@...)
12.Irawanti Pertiwi, Jakarta (irawanti@...)
13.Yunitasari, Jakarta (rainy_gals@...)
14.Martin Linaksita, Surabaya (linaksita.martin@...)
15.Ghani Satrio, Makasar (ghaniboy@...)
16.Stefanus Kurniawan, Bandung (stefanus_liz@...)
17.Belinda Alisa W, Medan (belinda.alisa@...)
18.Alexander Soesilo, Jakarta (alexander88@...)
19.Jonas Prakoso, Semarang (jonaspic@...)
20.Tarsih, Solo (tarsih_bp@...)
21.Aisa, Bekasi (happy_aisa@...)
22.Agus Riyanto, Bogor (agus777@...)
23.Martha Susanto, Jakarta (marthacollection@...)
24.Honggo Harisman, Malang (honggo.harisman@...)
25.Cia Hong, Surabaya (light.hong@...)
Special Thanks To Pondra dan Universal Music Indonesia!
Read More
Lady Gaga borong 9 MTV VMA Nominasi
Universal Music Press Release:
2009 CONTINUES TO BE THE “YEAR OF GAGA”
LADY GAGA RACKS UP 9 MTV VMA NOMS
Santa Monica, CA – With two of the year’s most talked-about videos, Lady Gaga received the most nominations when the MTV Video Music Awards categories were announced earlier today. The video for the global #1 smash “Poker Face” received four nominations, and the epic short film for “Paparazzi” racked up five more, tying her with Beyonce for the most nominated artist of the year.
2009 has truly been the “Year of Gaga.” She started out the year celebrating the #1 status of her debut single, “Just Dance,” and quickly followed that with two more #1’s…”Poker Face” and “LoveGame,” making her only the 3rd artist in history to have three #1 hits from their debut release, The Fame. She spent the summer conquering the festivals of Europe, charming Asia and Australia , and she’ll be returning to the U.S. this fall with her highly anticipated tour with Kanye West. The Fame (Streamline/ KonLive/ CherryTree / Interscope Records) was released late in 2008, and has gone on to sell more than four million copies internationally.
Here are Lady Gaga’s 2009 VMA nominations:
Video of the Year – “Poker Face”
Best New Artist – “Poker Face”
Best Female Video – “Poker Face”
Best Pop Video – “Poker Face”
Best Direction – “Paparazzi”
Best Editing – “Paparazzi”
Best Special Effects – “Paparazzi”
Best Cinematography – “Paparazzi”
Best Art Direction – “Paparazzi”
Viewers can vote in the general categories at http://www.vma.mtv.com until September 13.
Read More
Pemenang 25 CD U2 "No Line On The Horizon" Quiz!
Selamat yah… buat para pemenang Quiz CD U2 - No Line On The Horizon… Mohon maaf karena pengumumannya agak lama karena pengiriman CD dari pihak Sponsor agak terlambat… tapi gak usah khawatir karena CD hadiah pasti dikirim langsung ke alamat kamu!
Ini dia para pemenangnya…
1. Sondik Wicaksono, Malang (Shondy_86ckp@...)
2. Kristiawan, Klaten (muryanton@...)
3. Robi Wehardi, Pekanbaru (robiwehardi@...
4. Vitri Darlene, Bandung (dvitri@...)
5. Yosefina Dwi, Jakarta (b_pinkz14@...)
6. Beny F.Rokhman, Jakarta (benyfr@...)
7. Hilarius Gultom, Tangerang (arislcius@...)
8. Didin Suryastya Wicaksono, Bandung (uya_nice@...)
9. Yangki Imade Suara, Bandung (yangkiimade@...)
10. RR Ratih Dewati R, Jakarta (dewati.ratih@...)
11. Widi Sarwono, Surabaya (w1d1@...)
12. Hadi Husada, Semarang (hadi.husada@...)
13. Handoyo Kuntjara, Yogyakarta (handy_kuntjara@...)
14. Fifie Tandjung, Surabaya (fifie88@...)
15. Cindy Renatan, Jakarta (mail2cindy@...)
16. Davy Gunawan, Medan (davy_davy@...)
17. Eko Suryadinata, Malang (eko_shinobi@...)
18. Edwin Widjaya, Jakarta (Edwin_bono@...)
19. Ferry Setiawanto, Gresik (ferry_set@...)
20. Gani Tjahjadi, Malang (gani.trax@...)
21. Gracia Prasetyo, Mojokerto (gracilicous@...)
22. Halim Kho, Jakarta (khohalim@...)
23. Imelda Leonard, Tangerang (cia_cia@...)
24. Januar Jaya Raharjo, Bogor (01january1980@...)
25. Sebastian Prakarsa, Surabaya (seb4sti4n@...)
Special Thanks To Eja dan Universal Music Indonesia!
Read More
Album of The Day: Noisettes – Wild Young Heart
Mungkin banyak yang belum mengenal indie rock band asal Inggris yang satu ini. Band ini digawangi oleh trio Shingai Shoniwa (vokal, bassis), Dan Smith (vocal latar, gitaris) dan Jamie Morrison (drumer). Bagaimana dengan lagu-lagu mereka? Well, mereka sebenarnya telah merilis dua album. Album pertama mereka ‘What’s The Time Mr. Wolf?’ telah dirilis tahun 2007 lalu. Sedangkan album ‘Wild Young Hearts’ ini adalah album kedua mereka yang dirilis April 2009. Sebenarnya lagu-lagu mereka cukup berkarakter. Mungkin itu sebabnya ‘Scratch Your Name’ dari album pertama mereka dipilih sebagai musik latar untuk season finale serial ‘The Sopranos’ tahun 2007 lalu. Bagaimana dengan lagu-lagu dari album kedua ini? Well, ‘Wild Young Hearts’ ternyata terpilih sebagai musik latar untuk iklan Danone akhir 2008 lalu. Sementara ‘Don’t Upset The Rhythm’ terpilih sebagai musik latar untuk iklan Mazda awal Januari 2009 lalu.
Mendengarkan lagu-lagu Noisettes di album ini kita akan merasakan irama musik yang cheerful tapi tidak monoton. Ada beberapa lagu yang upbeat yang cocok digunakan dalam mengawali hari Anda seperti ‘Don’t Upset The Rhythm’, ‘Wild Young Heart’,
‘Beat Of My Heart’, ‘So Complicated’ dan ‘Saturday Night’. Mendengarkan album ini secara keseluruhan membuat kita merasakan dinamika musik Noisettes. Tembang pembuka ‘Sometimes’ memang terkesan simply folk yang sendu. Tapi Noisettes berhasil membuat berbagai warna dalam album ini. ‘So Complicated’ sedikit mengingatkan pada Amy MacDonald meski bedanya pada vocal Shingai Shoniwa yang lebih soulfull dan black. Menarik bukan? Bayangkan Irish folk country dipadukan soul yang lebih black. Yang juga menjadi kejutan adalah track ‘Saturday Night’ yang mendapat sentuhan electro dan disco membuat lagu ini begitu catchy. Sementara komposisi ‘Never Forget’ sendiri sangat soulfull dan Motown-ish, begitu nikmat untuk didengarkan. Nikmatnya mendengarkan Noisettes, Shingai bukan hanya mampu menginterpretasikan lagu-lagu upbeat dan mid tempo dengan baik, tapi juga yang slow dan soft macam ‘Atticus’, ‘Every Now And Then’ dan ‘Cheap Kicks’ yang megah. Jadi tidak ada alasan untuk tidak memiliki album Noisettes ini.
(Timmy / CreativeDisc Contributors)
utk Track List “Wild Young Heart” :
Read More
Album of The Day: Owl City - Ocean Eyes
Review By Luthfi.
Bertempatkan di sebuah ruang bawah tanah di rumah orangtuanya, Adam Young a.k.a Owl City membuat sebuah musik elektronika yang sangat menawan. Influence dia sendiri memang musik-musik elektronik dari Eropa, irama synthpop 80-an dan new wave. Dari sebuah basement dia mengeluarkan EP yang berjudul Of June di 2007 dan sebuah full album bertitel “Maybe I’m Dreaming” di 2008. Setelah menjadi top artist of unsigned label di Myspace dia langsung meneken kontrak dengan label Universal Republic dan langsung mengeluarkan album keduanya berjudul “Ocean Eyes”.
Dibuka dengan “Cave In” yang sangat pumping, beatnya sendiri sedikit mirip dengan band Indonesia yaitu Rock n’ Roll Mafia, "Please take a long hard look through your text book / ‘Cause I’m history’ liriknya sendiri agak narsis.
“The Bird And The Worm” sangat ‘rame’ dari segi instrumennya ada piano, gitar, cello dan lonceng, lagu ini juga catchy dan enak sekali didengar di setiap kondisi dan mood. “Hello Seattle”, menghentak dengan tambahan greeting "Hello Seattle / I am a mountaineer / In the hills and highlands / I fall asleep in hospital parking lots / And awake in your mouth" lagu ini cepat nyantol di telinga dan bisa membuat yang mendengar jadi addicted. Musik elektronik tak lengkap jika tak ada unsur partynya, “Umbrella Beach”, bernuansa House music dan Adam Young seolah menjadi DJ profesional seperti Tiesto atau David Guetta sekalipun. Beat lagu ini mengingatkan saya akan beat-beat Madonna di “Confessions On A Dance Floor” dan Kylie Minogue. Oke, minta yang rada mellow Adam Young telah menyiapkan “The Saltwater Room” yang down dengan diiringi gitar yang crunchy, dengan vokal cewek di belakang (barangkali ini suara Adam sendiri yang ditinggikan). Piano + synth = “Dental Care”, lagu ini berisi tentang seseorang yang berada di dalam ruang praktik dokter gigi. "I’ve been to the dentist / A thousand times, so I know the drill / I smooth my hair, sit back in the chair / but somehow I still get the chills”. Kayaknya kamu pernah ngerasain hal yang sama kayak si Adam (terutama yang berbehel dan sering kena sakit gigi). Dan juga ada ucapan lucu di lagu ini "When hygienists leave on long vacations / That’s when dentists scream and lose their patience".
“Meteor Shower”, lagi-lagi lagu ini bernuansa down beat dan cukup sendu dimana piano lagi-lagi menyertai lagu ini. Suara dia disini mirip John Veselly pentolannya Secondhand Serenade. Jika sudah sering mendengar lagu-lagu Indonesia pasti cepet masuk deh lagu ini di telinga. “On The Wing” yang panjangnya 5 menit dimana dia memasukkan biola dan cello yang dengan mudahnya berbaur dengan synth. Lagu ini cukup bernuansa orkestra. His first single “Fireflies”, cukup potensial untuk dijadikan hits. Mengambil sedikit beat dari band Phoenix maka terciptalah lagu “The Tip Of The Iceberg” (suara Adam beda banget dibandingkan dengan lagu yang sudah kita dengarkan). “Vanilla Twilight”, mengingatkan saya sama “No Air” dari Jordin Sparks. Ditutup dengan “Tidal Wave” yang seolah lagu remix dari band britpop/dance, a nice closing.
Jangan lupa dicicip bonus tracknya seperti Hello Seattle (Remix) yang lebih panjang dibanding sebelumnya dan danceable dan “If My Heart was A House” yang easy listening. Dia sendiri bilang bahwa musiknya sendiri hasil dari insomnia. Well, terlepas dari itu Owl City membuktikan bahwa membuat musik yang bagus tidak selalu harus berat dan susah tapi menyenangkan dan sesuai dengan mood. Ini direkomendasikan buat kamu yang bosan dengan Pet Shop Boys yang sekarang dan yang lagi demen sama La Roux.
utk track list “Ocean Eyes” click…
Read More
Album of The Day: Hannah Montana 3 Soundtrack
Review By Ai.
Sambutlah satu lagi karya musik sebagai souvenir dari hit series Hannah Montana, yaitu sebuah album soundtrack berisi 14 lagu yang dikemas dengan judul Hannah Montana 3 The Songs From The Hit TV Series. Soundtrack musim ke-3 serial TV yang udah mulai tayang sejak 2006 ini kayaknya akan menemui season finalnya di musim 4. Karena ternyata syuting untuk season 4-nya sudah dimulai. Mematahkan pernyataan Miley sebelumnya yang menyatakan bahwa Season 3 adalah season terakhirnya.
Sekarang saatnya kita mengulas album soundtracknya ini. Ada 2 lagu yang berasal dari album Hannah Montana The Movie Soundtrack, yaitu Let’s Do This dan Let’s Get Crazy. Keduanya emang lagu remaja yang bagus dengan iringan chic band khas dan lirik yang youth! Hannah Montana juga merilis ulang lagu If I Were A Movie dari soundtrack pertamanya bersama Corbin Bleu dan mengubah judulnya menjadi If We Were A Movie.
Yang benar2 bikin kita gregetan enggak tahan adalah Hannah Montana yang menampilkan sensasi pop David Archuleta untuk membawakan satu lagu berjudul I Wanna Know You. Suka suka suka suka sekali aku pada lagu ini. Karena lebih lagu pop ini sangat catchy dan nge-blend gaya bermusik Archie dan Montana. Kalau mau versi solo-nya Hannah Montana aja juga disediakan di album ini. Kamu bisa bandingkan lebih suka mana, tapi aku jamin semuanya pasti milih yang ada Archie-nya.
Satu credit khusus adalah untuk nama2 orang yang memproduseri album ini. Benar2 sekampung yang ikutan. Kara DioGuardi, Mitch Allan, Matthew Gerard, Marti Frederiksen, Adam Watts, Antonina Armato, The Collective, dan masih banyak lagi. Ini bisa sedikit membuktikan bahwa album ini emang dibuat semakin lama semakin matang! Seperti di beberapa lagu, Hannah Montana sepertinya tampil mengusung gaya country-nya Miley. Dengarkan Mixed Up, Every Part Of Me, dan Don’t Wanna Be Torn. Lebih dewasa dan berciri Miley.
Ada juga lho performer lain di album ini. Dialah Mitchel Musso. Sejak 2008 lalu dia memang sudah mulai nyanyi, dan sejalan dengan perilisan albumnya di tahun 2008 ini, maka enggak ada salahnya dia ikutan nyanyi di soundtrack Hannah Montana 3 ini kan? Lagunya berjudul Let’s Make This Last 4ever dan enggak termasuk di album solo perdananya kog. Jadi berasa aja eksklusifnya. Dan terakhir, single ke-3 dari album ini sudah dirilis berjudul Ice Cream Freeze (Let’s Chill) adalah satu lagu ceria yang bikin ketagihan! Dengarkan sendiri sendasi cool-nya dan selamat ber-chill ria!!
utk Track List “Hannah Montana 3 Soundtrack” click…
Read More
Single of The Day: Hannah Montana ft.David Archuleta - I Wanna Know You
Review By Ai.
Let me introduce y’all to one of the pop-est song this year! Dialah sebuah lagu berjudul ‘I Wanna Know You’ yang dinyanyikan oleh Hannah Montana menampilkan David Archuleta. Jadi, penulisan yang benar untuk lagu ini adalah Hannah Montana Featuring David Archuleta. Lagu ini didedikasikan untuk soundtrack serial Hannah Montana musim ke-3. Tapi ternyata, originalnya lagu ini direkam oleh oleh Miley Cyrus sebagai Hannah Montana, tapi berikutnya dimasukkanlah vokal David Archuleta sebagai tindak lanjut dari penampilan Archie sebagai bintang tamu di serial tersebut. Dan hasilnya? Aku berani bilang jauh lebih baik dibandingkan versi solo-nya.
Siapa sih ortang yang berada di belakang satu lagu super teen ini? Ternyata mereka adalah Jeannie Lurie, Aristeidis Archontis, dan Chen Neeman. Menciptakan lagunya sekaligus memproduserinya pulak. Meskipun sudah sangat catchy, ringan, dan menampilkan 2 idola remaja yang sedang naik daunnya saat ini, tapi ternyata lagunya enggak juga bisa dibilang sukses besar. Awalnya dirilis digital 2 Mei kemudian disusul perilisan fisik 2 Juli, tapi tetap
enggak menggairahkan. Apa yang salah sih sebenarnya? Well, menurut penerawanganku, salah satu kesalahannya adalah terlalu cepatnya Hannah Montana 3 dirilis, padahal semua mata masih tertuju pada Hannah Montana The Movie. Apa ini ngaruh? Jelas iya. Istilah gampangnya, orang2 masih terlena dengan yang lama tapi sudah disuguhkan yang baru. Dan mengingat masa awal perilisannya, semua ummat masih tergoda melihat kedewasaan Miley
dalam The Climb, dan belum menginginkan keceriaan Hannah Montana muncul terlalu awal.
Tapi apakah hal itu membuat lagu ini menjadi lagu yang buruk? ENGGAK! Salah besar!! Aku bisa emosi kalau begini sebutannya. Lagu ini sudah memiliki segala hal yang sangat positif di dalamnya, musik yang riang, vokal yang indah, dan lirik yang cute. Meskipun liriknya terkadang membuatku berpikir untuk
mengganti judul lagu ini menjadi ‘I Thought So’. Hihihi.
Untuk saat ini, mari kita menikmati satu lagu yang merupakan hubungan simbiosis mutualisme antara Hannah Montana dan David Archuleta ini. Saat Disney Chanel bersatu dengan American Idol.
utk Lyrics “I wanna know you” click…
Read More
25 CD The Black Eyed Peas "The E.N.D" Quiz!
Universal Music Indonesia & CreativeDisc.com presents 25 CD The Black Eyed Peas “The E.N.D” Quiz:
The Black Eyed Peas perlu waktu 4 thn utk merelease album baru ke-5 mereka “The E.N.D” yg merupakan singkatan dari ‘The Energy Never Dies’ dan direlease 9 Juni lalu dan sudah mendapat predikat Gold. Single2 Hits nya seperti “Boom Boom Pow” dan “I Gotta Feeling” juga jadi jawara di Billboard Hot 100 Singles.
So, sebagai CreativeDisc Artist of The Month July Edition, Universal Music Indonesia & CreativeDisc.com bakal membagikan 25 CD The Black Eyed Peas “The E.N.D”!
Caranya, email ke creativedisc@gmail.com dgn subject CD BEP, yg isinya:
1. Nama, Umur, Alamat Lengkap berikut Telp.
2. Sebutkan Single Hits dari album “The E.N.D” ?
3. Gimana nurut kamu apabila album ini bener2 “The END” of Black Eyed Peas?
Udah cuma 3 pertanyaan itu, dan tinggal km email jawabannya ke kita, paling lambat tgl 31 Juli pk. 24.00. Nanti kita akan pilih 25 pemenang yg beruntung!
Special Thanks to Pondra & Universal Music Indonesia!
Read More
Album of The Month: The Black Eyed Peas - The E.N.D
Review by Haris.
Rilisan terbaru kuartet Black Eyed Peas (B.E.P.) berjudul ‘The E.N.D.’. Wah, bisa saja kemudian kita berfikir, jangan-jangan ini album terakhir mereka! Namun, ternyata E.N.D. itu adalah akronim dari ‘The Energy Never Dies’. Mungkin ini hanya teknik marketing saja. Dan sepertinya berhasil, karena banyak yang menjadi penasaran dengan materi album studio kelima mereka ini, apalagi dengan dirilisnya single ‘Boom Boom Pow’ sebagai teaser yang ternyata meledak dan nge-hits itu.
Yep. Yep. Di album mutakhir mereka ini mereka menawarkan enerji yang meledak-ledak disepanjang 15 trek (atau 16 untuk edisi Indonesia) dan rasanya enggan untuk mati, seperti yang disebutkan dalam judul album. Jika mengutip lirik dalam trek ‘Imma Be’ berikut: “Imma be, rockin that Apl.de.ap infinate / BEP we definite / We on some next level shit / Futuristic musically / Mind will fold with energy / For the soul new-sonicly / Sending positivity", maka sudah jelaslah tergambar dengan solid apa dan bagaimana materi yang ingin diusung B.E.P. dalam ‘The E.N.D.’ ini.
Album ini berisikan lagu-lagu yang menghentak, nyaris tiada henti untuk slow-tempo, antemik dan, mengutip istilah Timmy, kupinggenic. Kita dapat dengan mudah bergoyang-goyang mengikuti hentakan setiap lagu. Jika tujuan mereka membawa keceriaan dengan album ini, maka mereka berhasil. ‘Boom Boom Pow’ membuka dengan megah, disusul nyaris tanpa jeda oleh ‘Rock That Body’. ‘ Meet Me Halfway’ mengantar kita akan aura feminitas Fergie. Disambung dengan ‘Imma Be’ yang sangat antemik dan memenuhi segala syarat untuk menjadi tembang top 40. Akan tetapi, yang sebenarnya juga mencuri perhatian setelah ‘Boom Boom Pow’ adalah ‘I Gotta Feeling’ yang sangat bernuansa lantai dansa. Iramanya begitu catchy, sehingga susah untuk tidak menyukai lagu ini.
Selanjutnya, ‘The E.N.D.’ menawarkan lagu-lagu setipe, sebut saja ‘Missing You’, ‘Ring-A-Ling’, ‘Party of the Time (ehm, this song defenitely make a nod to the album)’, atau ‘Now Generation’. Untuk trek ‘Now Generation’, will.i.am seolah-olah menyindir trend yang tengah berlangsung di tengah-tengah orang muda di sekeliling dunia, yaitu demam situs jejaring sosial seperti Facebook, yang begitu mengkonsumsi kehidupan seseorang.
Sementara itu, ada satu trek yang mengingatkan akan ‘Where’s the Love’, yaitu ‘One Tribe’ yang seolah-olah ditujukan sebagai antem untuk perdamaian dunia dan menghimbau untuk adanya satu kesatuan bagi seluruh penduduk Bumi. Yah, terlepas dari kedua lagu tersebut, ‘The E.N.D.’ pada dasarnya adalah sebuah arena ekspresi bagi will.i.am, pentolan grup ini, untuk bereksperimen dengan berbagai bunyian untuk mengejar sound-sound yang gempita dan menghentak dan juga antemik tadi.
Ohya, bonus lagu untuk edisi ini adalah ‘Mare’ yang mengingatkan akan ‘Bebot’ di album ‘Monkey Business’, karena memerkan kemahiran apl.de.ap dalam rapping dengan memakai bahasa tagalog. Ini mungkin sebuah homage untuk darah Filipinanya. Sesuatu yang menarik.
Di hampir semua lagu, kita bisa mengkategorisasi mereka dalam dua dikotomi; 1) jenis lagu yang mengandalkan kedigjayaan rapping will.i.am, apl.de.ap, dan Taboo yang ditingkahi oleh raungan musik elektrik, 2) jenis lagu elektro-pop-dance ala Fergie, oopps, Fergie ternyata anggota B.E.P. juga!
Yah, terlepas siapa yang menjadi vokal utama dalam trek-treknya, ujung-ujungnya B.E.P. seperti mengejar setoran dengan memberi sebanyak-banyaknya trek yang antemik, sehingga para pendengar dan penggemar terpuaskan. Sayangnya, mereka sepertinya kemudian tidak perduli lagi jika umumnya lagu mereka dangkal dan cheesy, karena yang penting disini adalah ‘The E.N.D.’ mampu memuaskan dengan stamina penuh.
Sebenarnya ini bukan sesuatu yang mengherankan bagi kuartet ini, karena semenjak Fergie bergabung pada album ketiga, ‘Elephunk’ ditahun 2004 kemarin dan diikuti dengan ‘Monkey Business’ di tahun 2005, lagu-lagu bubblegum pop yang ngehits sudah menjadi trademark bagi B.E.P. Yah, istilahnya mungkin kejar tayang eh setoran lah. Terlepas dari itu, tetap saja ‘The E.N.D.’ adalah album yang juara karena ditunjang oleh sisi teknis kelas satu. Dan ini pastinya karena didukung oleh will.i.am yang jelas salah satu yang tebaik untuk bidangnya. Sedang Fergie pun masih kredibel dengan kualitas vokalnya sebagaimana halnya Taboo dan apl.de.ap yang kebagian tugas nge-rapp.
‘The E.N.D.’ adalah album yang fun. Antemik pastinya. Wajib punya untuk kalangan fans. Dan boleh dikupingi jika ingin berada dalam suasana party yang gemerlap. Mungkin album ini kedengaran ‘cheesy’, akan tetapi bukan menjadi masalah selama itu beriringan dengan kata ‘bagus’, untuk menggambarkan album ini. And yes, it’s cool, baby! Another highly recommended by the Black Eyed Peas.
utk Track List “The E.N.D” click…
Read More
15 CD Hannah Montana The Movie Soundtrack Quiz!
Universal Music Indonesia & CreativeDisc.com presents 15 CD ”Hannah Montana The Movie Soundtrack” Quiz:
Udah mulai ngefans dengan Hannah Montana? atau dengan Miley Cyrus? Gak usah bingung… karena kamu bisa menikmati Single2 Hits dari Miley Cyrus dan Hannah Montana, hanya di “Hannah Montana The Movie Soundtrack”. Sudah lihat Filmnya belum? Kalau iya, pastikan kamu harus punya Album Soundtracknya yang wajib punya ini!
So, sebagai Artist Highlight CreativeDisc di bulan Juli ini, Universal Music & Creativedisc.com bagi2 15 CD “Hannah Montana The Movie Soundtrack”.
Caranya, email ke creativedisc@gmail.com dgn subject CD Hannah Montana, yg isinya:
1. Nama, Umur, Alamat Lengkap berikut Telp.
2. Kamu lebih suka Hannah Montana atau Miley Cyrus dan berikan alasannya!
Udah cuma 2 pertanyaan itu, dan tinggal km email jawabannya ke kita, paling lambat tgl 31 Juli pk. 24.00. Nanti kita akan pilih 15 pemenang yg beruntung!
Special Thanks to Pondra & Universal Music Indonesia!
Read More
Album of The Day: Hannah Montana The Movie Soundtrack
Review By Ai.
Viva La Miley Cyrus… Akhirnya Hannah Montana diangkat ke layar lebar setelah kesuksesan luar biasa sebagai hit Disney Channel. Dan sejalan dgn film nya, maka pastilah dirilis juga album soundtracknya. Hannah Montana The Movie Soundtrack ini sebenarnya adalah campuran aliran musik country dan pop yang diusung oleh Miley Cyrus sebagai dirinya sendiri maupun sebagai Hannah Montana. Keduanya udah jadi superstar!!
Dibuka dgn lagu pop rock ‘You’ll Always Find You Way Back Home’. Hannah Montana menghentak dgn lirik yang sangat bermakna. You can change your hair, your clothes, your style, tapi tetap aja balik2nya kembali ke exactly who you are. Bagus dech pesan yang disampaikan oleh lagu ini. Ada Rascal Flatts lho..... Lagu berjudul ‘Bacwards’ versi akustik. Ya ampun… Lagunya LUCU SEKALI!! My fave!! Trus lagu terbaru papahnya Miley dari album terbaru yang berjudul sama juga, yaitu ‘Back To Tennessee’ cukup representatif juga untuk film yang katanya bakal mengisahkan Miley harus memilih menjadi dirinya sendiri atau Hannah Montana ini.
Nama lain yang ikutan merame2kan album soundtrack ini adalah sensasi country baru Taylor Swift. Ya, new best friend dari Miley ini membawakan lagu ‘Crazier’. Bagaimana lagunya, suer bagus banget. Bagaimana vokalnya? Sedikit aneh. Satu versi akustik lagi dr Rascal Flatts lagi. ‘Bless The Broken Road’ adalah lagunya. Siapa yang ga tau ama lagu ini coba? Keren juga!! Hannah Montana juga tampil dgn lagu2 lain seperti ‘Let’s Do This’, ‘Spotlight’, dan ‘What’s Not To Like’. Semuanya sound pop rock manis dan ringan. Enggak ada yg terasa ‘berat’.
Siapa sih Steve Rushton??? Dia kog ikutan nimbrung di album ini? Usut punya usut, Steve adalah keluarga baru Disney dgn pelucuran ‘Everything I Want’ dan ‘Game Over’. Gimana hasilnya? Satu track reggea influence dan satu lagi track rock country yang enggak forgettable. Bagus dan enggak ketinggalan dr nama2 yg udah biasa kita dengar di album ini. Sukses dech klo emang niat awal untuk memperkenalkan Steve ke dunia musik internasional dgn proyek soundtrack ini.
Track2 yang paling aku recommend :
1. Best Of Both Worlds - Mungkin udah agak bosan ya? Versi awal, versi live, skrg versi 2009. Bagaimana lagunya? Klo aku bilang masih enggak jauh beda, tapi emang dasar lagunya yang enak, digimanain juga tetap suka!
2. Butterfly Fly Away - Duet bapak-anak ini kembali memberi sesuatu yg nge-blend. Suara yang dikasih dengar ama Miley nyampur aja dgn suara sang papah. Suka!!
3. Hoedown Throwdown - So teen and so fresh!! Suara banjo dan alunan biola yang penuh semangat. Luar biasa!!
4. The Climb - Semua juga setuju kalau Miley mulai mengalami ‘naik kelas’ dalam karier bermusiknya!! Makin eksis!!
5. Dream - Lagu yg awalnya direkam Diana DeGarmo yg musik yg masih sama dgn versi Miley. DeGarmo menyanyikannya dgn judul Dream, Dream, Dream, tapi Miley cukup sekali Dream aja. Klo dibandingkan??? Suara Diana udah beda tone dgn Miley, so susah membedakannya. Sama sama suka. Hihi…
utk Track List “Hannah Montana The Movie Soundtrack” click…
Read More