Future Release CD: Madonna - Celebration

Photobucket
Masih belum punya Album dari Diva Madonna? Well, ini saat yg tepat untuk mengoleksi album terbaru sekaligus terakhirnya dibawah kontrak label Warner Bros Records, yaitu “Celebration”. Album yg bakal di release tgl 28 Sep ini berisikan 2 CD dgn total 37 track didalamnya.
Album ini juga merupakan album Greatest Hits ke-3 Madonna, dimana sebelumnya sudah direlease “The Immaculate Collection” thn 1990 dan GHV2 thn 2001. 3 Single baru sudah dipersiapkan di album ini, dgn single pertama yg berjudul sama yaitu ‘Celebration’ yg diproduser oleh Paul Oakenfold yg bakal di release 3 Agt mendatang. Untuk track list yang ada ini adalah track list sementara, karena manager Madonna, Guy Oseary masih memberi tahu fans Madonna via Twitter mengenai single apa yang mereka inginkan di album Greatest Hits ini.
Kalo melihat kiprah Madonna, album yg memuat single2 dari thn 1982 hingga 2009 ini emang beriisikan materi dari berbagai macam Producer seperti Danja, Justin Timberlake, Mark Kamins, Paul Oakenfold, Shep Pettibone, Stephen Bray, Timbaland. So, tunggu ajah tanggal releasenya, karena album ini emang Wajib dikoleksi!
utk Track List sementara “Celebration” click…

Read More

Album of The Day: Eric Benet – Love & Life

Photobucket
Review By Timmy.
Publik Indonesia sebagian besar mungkin baru mengenal Eric Benet karena hubungannya dengan mantan istrinya, Halle Berry. Dilanjutkan dengan single ‘Hurricane’ yang mulai mengangkat namanya. Sebenarnya Benet sendiri sudah merilis album pertamanya sejak tahun 1996, ‘True To Myself. Album ‘Love & Life’ ini merupakan studio album Benet yang kelima. Benet sendiri di album ini masih setia dengan jalur R&B dengan sentuhan soul konteporer.
Sebenarnya album Bennet kali ini terasa agak monoton. Entah mungkin karena sebagian besar tempo lagunya yang slow dan soft. Yang lebih mid tempo hanya ‘Weekend Girl’, ‘Don’’t Let Go’, ‘Iminluvwichoo’, ‘Spanish Fly’, serta ‘Sing To Me’.  Memang lagu-lagu Benet nampaknya lebih tepat jika didengarkan saat candle light dinner yang romantis. Sebenarnya lagu-lagunya bukan tidak enak tapi nampaknya Benet selain kurang bereksplorasi juga mengatur susunan lagu di album ini kurang tepat hingga terasa monoton. Komposisi yang menarik perhatian saya adalah ‘Still I Believe’ yang mendapat secuil sentuhan electro dan dance. Gaya bernyanyi Benet di situ juga sedikit ngerock. ‘Everlove’ juga menarik untuk didengarkan. Duet yang manis antara Bennet dan Terry Dexter membuat lagu ini terasa sedap di telinga. Album ini memang lebih kental dengan nuansa R&B. Tapi jangan membayangkan seperti album Ne-Yo. Album ini jauh lebih berat dibandingkan Ne-Yo yang lebih ngepop.
utk Track List “Love & Life” click…

Read More

Single of The Day: Hannah Montana ft.David Archuleta - I Wanna Know You

Photobucket
Review By Ai.
Let me introduce y’all to one of the pop-est song this year!  Dialah sebuah lagu berjudul ‘I Wanna Know You’ yang dinyanyikan oleh Hannah Montana menampilkan David Archuleta. Jadi, penulisan yang benar untuk lagu ini adalah Hannah Montana Featuring David Archuleta. Lagu ini didedikasikan untuk soundtrack serial Hannah Montana musim ke-3. Tapi ternyata, originalnya lagu ini direkam oleh oleh Miley Cyrus sebagai Hannah Montana, tapi berikutnya dimasukkanlah vokal David Archuleta sebagai tindak lanjut dari penampilan Archie sebagai bintang tamu di serial tersebut. Dan hasilnya? Aku berani bilang jauh lebih baik dibandingkan versi solo-nya.
Siapa sih ortang yang berada di belakang satu lagu super teen ini? Ternyata mereka adalah Jeannie Lurie, Aristeidis Archontis, dan Chen Neeman. Menciptakan lagunya sekaligus memproduserinya pulak. Meskipun sudah sangat catchy, ringan, dan menampilkan 2 idola remaja yang sedang naik daunnya saat ini, tapi ternyata lagunya enggak juga bisa dibilang sukses besar. Awalnya dirilis digital 2 Mei kemudian disusul perilisan fisik 2 Juli, tapi tetap
enggak menggairahkan. Apa yang salah sih sebenarnya? Well, menurut penerawanganku, salah satu kesalahannya adalah terlalu cepatnya Hannah Montana 3 dirilis, padahal semua mata masih tertuju pada Hannah Montana The Movie. Apa ini ngaruh? Jelas iya. Istilah gampangnya, orang2 masih terlena dengan yang lama tapi sudah disuguhkan yang baru. Dan mengingat masa awal perilisannya, semua ummat masih tergoda melihat kedewasaan Miley
dalam The Climb, dan belum menginginkan keceriaan Hannah Montana muncul terlalu awal.
Tapi apakah hal itu membuat lagu ini menjadi lagu yang buruk? ENGGAK! Salah besar!! Aku bisa emosi kalau begini sebutannya. Lagu ini sudah memiliki segala hal yang sangat positif di dalamnya, musik yang riang, vokal yang indah, dan lirik yang cute. Meskipun liriknya terkadang membuatku berpikir untuk
mengganti judul lagu ini menjadi ‘I Thought So’. Hihihi.
Untuk saat ini, mari kita menikmati satu lagu yang merupakan hubungan simbiosis mutualisme antara Hannah Montana dan David Archuleta ini. Saat Disney Chanel bersatu dengan American Idol.
utk Lyrics “I wanna know you” click…

Read More

25 CD The Black Eyed Peas "The E.N.D" Quiz!

Photobucket
Universal Music Indonesia & CreativeDisc.com presents 25 CD The Black Eyed Peas “The E.N.D” Quiz:
The Black Eyed Peas perlu waktu 4 thn utk merelease album baru ke-5 mereka “The E.N.D” yg merupakan singkatan dari ‘The Energy Never Dies’ dan direlease 9 Juni lalu dan sudah mendapat predikat Gold. Single2 Hits nya seperti “Boom Boom Pow” dan “I Gotta Feeling” juga jadi jawara di Billboard Hot 100 Singles. 
So, sebagai CreativeDisc Artist of The Month July Edition, Universal Music Indonesia & CreativeDisc.com bakal membagikan 25 CD The Black Eyed Peas “The E.N.D”!
Caranya, email ke creativedisc@gmail.com dgn subject CD BEP, yg isinya:
1. Nama, Umur, Alamat Lengkap berikut Telp.
2. Sebutkan Single Hits dari album “The E.N.D” ?
3. Gimana nurut kamu apabila album ini bener2 “The END” of Black Eyed Peas?

Udah cuma 3 pertanyaan itu, dan tinggal km email jawabannya ke kita, paling lambat tgl 31 Juli pk. 24.00. Nanti kita akan pilih 25 pemenang yg beruntung!
Special Thanks to Pondra & Universal Music Indonesia!

Read More

Album of The Month: The Black Eyed Peas - The E.N.D

Photobucket
Review by Haris.
Rilisan terbaru kuartet Black Eyed Peas (B.E.P.) berjudul ‘The E.N.D.’. Wah, bisa saja kemudian kita berfikir, jangan-jangan ini album terakhir mereka! Namun, ternyata E.N.D. itu adalah akronim dari ‘The Energy Never Dies’. Mungkin ini hanya teknik marketing saja. Dan sepertinya berhasil, karena banyak yang menjadi penasaran dengan materi album studio kelima mereka ini, apalagi dengan dirilisnya single ‘Boom Boom Pow’ sebagai teaser yang ternyata meledak dan nge-hits itu.
Yep. Yep. Di album mutakhir mereka ini mereka menawarkan enerji yang meledak-ledak disepanjang 15 trek (atau 16 untuk edisi Indonesia) dan rasanya enggan untuk mati, seperti yang disebutkan dalam judul album. Jika mengutip lirik dalam trek ‘Imma Be’ berikut: “Imma be, rockin that Apl.de.ap infinate / BEP we definite / We on some next level shit / Futuristic musically / Mind will fold with energy / For the soul new-sonicly / Sending positivity", maka sudah jelaslah tergambar dengan solid apa dan bagaimana materi yang ingin diusung B.E.P. dalam ‘The E.N.D.’ ini.
Album ini berisikan lagu-lagu yang menghentak, nyaris tiada henti untuk slow-tempo, antemik dan, mengutip istilah Timmy, kupinggenic. Kita dapat dengan mudah bergoyang-goyang mengikuti hentakan setiap lagu. Jika tujuan mereka membawa keceriaan dengan album ini, maka mereka berhasil. ‘Boom Boom Pow’ membuka dengan megah, disusul nyaris tanpa jeda oleh ‘Rock That Body’. ‘ Meet Me Halfway’ mengantar kita akan aura feminitas Fergie. Disambung dengan ‘Imma Be’ yang sangat antemik dan memenuhi segala syarat untuk menjadi tembang top 40. Akan tetapi, yang sebenarnya juga mencuri perhatian setelah ‘Boom Boom Pow’ adalah ‘I Gotta Feeling’ yang sangat bernuansa lantai dansa. Iramanya begitu catchy, sehingga susah untuk tidak menyukai lagu ini.
Selanjutnya, ‘The E.N.D.’ menawarkan lagu-lagu setipe, sebut saja ‘Missing You’, ‘Ring-A-Ling’, ‘Party of the Time (ehm, this song defenitely make a nod to the album)’, atau ‘Now Generation’. Untuk trek ‘Now Generation’, will.i.am seolah-olah menyindir trend yang tengah berlangsung di tengah-tengah orang muda di sekeliling dunia, yaitu demam situs jejaring sosial seperti Facebook, yang begitu mengkonsumsi kehidupan seseorang.
Sementara itu, ada satu trek yang mengingatkan akan ‘Where’s the Love’, yaitu ‘One Tribe’ yang seolah-olah ditujukan sebagai antem untuk perdamaian dunia dan menghimbau untuk adanya satu kesatuan bagi seluruh penduduk Bumi. Yah, terlepas dari kedua lagu tersebut, ‘The E.N.D.’ pada dasarnya adalah sebuah arena ekspresi bagi will.i.am, pentolan grup ini, untuk bereksperimen dengan berbagai bunyian untuk mengejar sound-sound yang gempita dan menghentak dan juga antemik tadi.
Ohya, bonus lagu untuk edisi ini adalah ‘Mare’ yang mengingatkan akan ‘Bebot’ di album ‘Monkey Business’, karena memerkan kemahiran apl.de.ap dalam rapping dengan memakai bahasa tagalog. Ini mungkin sebuah homage untuk darah Filipinanya. Sesuatu yang menarik.
Di hampir semua lagu, kita bisa mengkategorisasi mereka dalam dua dikotomi; 1) jenis lagu yang mengandalkan kedigjayaan rapping will.i.am, apl.de.ap, dan Taboo yang ditingkahi oleh raungan musik elektrik, 2) jenis lagu elektro-pop-dance ala Fergie, oopps, Fergie ternyata anggota B.E.P. juga!
Yah, terlepas siapa yang menjadi vokal utama dalam trek-treknya, ujung-ujungnya B.E.P. seperti mengejar setoran dengan memberi sebanyak-banyaknya trek yang antemik, sehingga para pendengar dan penggemar terpuaskan. Sayangnya, mereka sepertinya kemudian tidak perduli lagi jika umumnya lagu mereka dangkal dan cheesy, karena yang penting disini adalah ‘The E.N.D.’ mampu memuaskan dengan stamina penuh.
Sebenarnya ini bukan sesuatu yang mengherankan bagi kuartet ini, karena semenjak Fergie bergabung pada album ketiga, ‘Elephunk’ ditahun 2004 kemarin dan diikuti dengan ‘Monkey Business’ di tahun 2005, lagu-lagu bubblegum pop yang ngehits sudah menjadi trademark bagi B.E.P. Yah, istilahnya mungkin kejar tayang eh setoran lah. Terlepas dari itu, tetap saja ‘The E.N.D.’ adalah album yang juara karena ditunjang oleh sisi teknis kelas satu. Dan ini pastinya karena didukung oleh will.i.am yang jelas salah satu yang tebaik untuk bidangnya. Sedang Fergie pun masih kredibel dengan kualitas vokalnya sebagaimana halnya Taboo dan apl.de.ap yang kebagian tugas nge-rapp.
‘The E.N.D.’ adalah album yang fun. Antemik pastinya. Wajib punya untuk kalangan fans. Dan boleh dikupingi jika ingin berada dalam suasana party yang gemerlap. Mungkin album ini kedengaran ‘cheesy’, akan tetapi bukan menjadi masalah selama itu beriringan dengan kata ‘bagus’, untuk menggambarkan album ini. And yes, it’s cool, baby! Another highly recommended by the Black Eyed Peas.
utk Track List “The E.N.D” click…

Read More

15 CD Hannah Montana The Movie Soundtrack Quiz!

HannahMontanaMovieSoundtrack
Universal Music Indonesia & CreativeDisc.com presents 15 CD ”Hannah Montana The Movie Soundtrack” Quiz:
Udah mulai ngefans dengan Hannah Montana? atau dengan Miley Cyrus? Gak usah bingung… karena kamu bisa menikmati Single2 Hits dari Miley Cyrus dan Hannah Montana, hanya di “Hannah Montana The Movie Soundtrack”. Sudah lihat Filmnya belum? Kalau iya, pastikan kamu harus punya Album Soundtracknya yang wajib punya ini!
So, sebagai Artist Highlight CreativeDisc di bulan Juli ini, Universal Music & Creativedisc.com bagi2 15 CD “Hannah Montana The Movie Soundtrack”.
Caranya, email ke creativedisc@gmail.com dgn subject CD Hannah Montana, yg isinya:
1. Nama, Umur, Alamat Lengkap berikut Telp.
2. Kamu lebih suka Hannah Montana atau Miley Cyrus dan berikan alasannya!

Udah cuma 2 pertanyaan itu, dan tinggal km email jawabannya ke kita, paling lambat tgl 31 Juli pk. 24.00. Nanti kita akan pilih 15 pemenang yg beruntung!
Special Thanks to Pondra & Universal Music Indonesia!

Read More

Album of The Day: Hannah Montana The Movie Soundtrack

HannahMontanaMovieSoundtrack
Review By Ai.
Viva La Miley Cyrus… Akhirnya Hannah Montana diangkat ke layar lebar setelah kesuksesan luar biasa sebagai hit Disney Channel. Dan sejalan dgn film nya, maka pastilah dirilis juga album soundtracknya. Hannah Montana The Movie Soundtrack ini sebenarnya adalah campuran aliran musik country dan pop yang diusung oleh Miley Cyrus sebagai dirinya sendiri maupun sebagai Hannah Montana. Keduanya udah jadi superstar!!
Dibuka dgn lagu pop rock ‘You’ll Always Find You Way Back Home’. Hannah Montana menghentak dgn lirik yang sangat bermakna. You can change your hair, your clothes, your style, tapi tetap aja balik2nya kembali ke exactly who you are. Bagus dech pesan yang disampaikan oleh lagu ini. Ada Rascal Flatts lho..... Lagu berjudul ‘Bacwards’ versi akustik. Ya ampun… Lagunya LUCU SEKALI!! My fave!! Trus lagu terbaru papahnya Miley dari album terbaru yang berjudul sama juga, yaitu ‘Back To Tennessee’ cukup representatif juga untuk film yang katanya bakal mengisahkan Miley harus memilih menjadi dirinya sendiri atau Hannah Montana ini.
Nama lain yang ikutan merame2kan album soundtrack ini adalah sensasi country baru Taylor Swift. Ya, new best friend dari Miley ini membawakan lagu ‘Crazier’. Bagaimana lagunya, suer bagus banget. Bagaimana vokalnya? Sedikit aneh. Satu versi akustik lagi dr Rascal Flatts lagi. ‘Bless The Broken Road’ adalah lagunya. Siapa yang ga tau ama lagu ini coba? Keren juga!! Hannah Montana juga tampil dgn lagu2 lain seperti ‘Let’s Do This’, ‘Spotlight’, dan ‘What’s Not To Like’. Semuanya sound pop rock manis dan ringan. Enggak ada yg terasa ‘berat’.
Siapa sih Steve Rushton??? Dia kog ikutan nimbrung di album ini? Usut punya usut, Steve adalah keluarga baru Disney dgn pelucuran ‘Everything I Want’ dan ‘Game Over’. Gimana hasilnya? Satu track reggea influence dan satu lagi track rock country yang enggak forgettable. Bagus dan enggak ketinggalan dr nama2 yg udah biasa kita dengar di album ini. Sukses dech klo emang niat awal untuk memperkenalkan Steve ke dunia musik internasional dgn proyek soundtrack ini.
Track2 yang paling aku recommend :
1. Best Of Both Worlds - Mungkin udah agak bosan ya? Versi awal, versi live, skrg versi 2009. Bagaimana lagunya? Klo aku bilang masih enggak jauh beda, tapi emang dasar lagunya yang enak, digimanain juga tetap suka!
2. Butterfly Fly Away - Duet bapak-anak ini kembali memberi sesuatu yg nge-blend. Suara yang dikasih dengar ama Miley nyampur aja dgn suara sang papah. Suka!!
3. Hoedown Throwdown - So teen and so fresh!! Suara banjo dan alunan biola yang penuh semangat. Luar biasa!!
4. The Climb - Semua juga setuju kalau Miley mulai mengalami ‘naik kelas’ dalam karier bermusiknya!! Makin eksis!!
5. Dream - Lagu yg awalnya direkam Diana DeGarmo yg musik yg masih sama dgn versi Miley. DeGarmo menyanyikannya dgn judul Dream, Dream, Dream, tapi Miley cukup sekali Dream aja. Klo dibandingkan??? Suara Diana udah beda tone dgn Miley, so susah membedakannya. Sama sama suka. Hihi…
utk Track List “Hannah Montana The Movie Soundtrack” click…

Read More

Album of The Day: Transformers: Revenge of the Fallen - The Album

Photobucket
Review By Muthe.
Sudah pada nonton Transformers: Revenge of The Fallen? Pastinya sudah, yang belum jangan sampai melewatkan salah satu film yang paling di tunggu tahun ini. Sekarang mari membahas Soundtrack film yang diangkat dari kartun dengan judul yang sama.
Beberapa saat sebelum premiere di tayangkan di seluruh bioskop di dunia single ‘New divide’ dari Linkin Park telah mengisi ruang pendengaran kita. LP kembali mengisi soundtrack setelah sebelumnya di film pertama menyumbangkan lagu ‘What I’ve done’. Single ini telah di bahas secara mendetail di Single of the day. Sedangkan Goo goo dolls absen di kompilasi album ke dua. Tapi jejeran nama besar band mengisi kekosongan tersebut.
Coba di tengok track listnya :

1. “New Divide” by Linkin Park
2. “21 Guns” by Green Day
3. “Let It Go” by Cavo
4. “Capital M-E” by Taking Back Sunday
5. “Never Say Never” by The Fray
6. “Burn It to the Ground” by Nickelback
7. “Burning Down the House” by The Used
8. “Not Meant to Be” by Theory of a Deadman
9. “Real World” by The All-American Rejects
10. “I Don’t Think I Love You” by Hoobastank
11. “This Is It” by Staind
12. “Almost Easy” by Avenged Sevenfold
13. “Transformers (The Fallen Remix)” by Cheap Trick

Semua list band di atas adalah Band Rock, kenapa? Karena Film Transformers 2 adalah film yang penuh dengan action dan sedikit bumbu romance serta kasih sayang. Untuk menyeimbangkan kecendrungan Lagu-lagu diatas mempunyai kekuatan sisi dari permainan distorsi gitar, maka dari itu di selipkanlah beberapa lagu yang mellow untuk menyelaraskannya, yaitu The Fray ‘Never say never’, Theory of a Deadman ‘Not meant to be’, Cavo ‘Let it go’ dan Green Day ‘21 Guns’.
Satu-satunya lagu baru adalah milik Linkin Park, sedangkan yang lain merupakan comotan dari album band. Sepertinya Music director dari film ini benar-benar memilah lagu apa yang sesuai dengan tema film Revenge of The Fallen, tidak peduli lagu lama atau baru. Avenged Sevenfold ‘Almost easy’ adalah contoh lagu lama, Hoobastank ‘I Don’t think I love you’, The Used ‘Burning Down The house’ juga tergolong lama. Yang lumayan baru The All American Reject, Green Day dan The Fray.
Selain puas dengan suguhan film yang diberikan Michael Bay, Album ini benar-benar menjadi tambahan yang manis untuk penggemarnya.

Lagu favorit??!! SEMUANYA! 

Read More

Single of The Day: Jonas Brothers - Fly With Me

Photobucket
Review By Ai.
Lines, Vines, and Trying Times sudah merajai Billboard, dan single ke-2 nya segera meluncur dan sepertinya juga sangat ingin menjadi hits. Fly With Me, adalah sebuah lagu pop rock yang dijamin bisa bikin kita makin cinta dengan trio Jonas Brothers ini. No doubt! Instrumen yang dimainkan kayak gitar, piano, sampe selusin alat musik orkestra menjadi suatu paduan indah untuk menikmati cowok2 jebolan Disney Channel ini. Enak sekali! Vokal mereka yang serak sudah semakin dikurangi, karena untuk beberapa lagu, menurutku snagat mengganggu. Sejalan dengan pendewasaan, lebih cerdas kalau mereka cara bernyanyinya juga lebih matang. Lagu ini awalnya diperkenalkan di film Night at the Museum 2 : Battle of the Smithsonian, dimana Jonas Brothers trio Cherubs yang sumpah imut banget!! Disana mereka menampilkan lagu Love Bug dan My Heart Will Go On (Celine Dion), dan Fly With Me ini sebagai lagu untuk credit tittlenya!
Kalau sudah begini, aku sangat berharap kalau Jonas Brothers terus terusan sukses dan bisa jadi musisi yang semakin hari semakin menjadi-jadi prestasinya. Mengikuti yang sudah ditulis Muthe untuk lagu ini, WAJIB DIDENGARKAN!!
utk Lyrics “Fly With Me” click…

Read More

Album of The Day: Maxwell – BLACKsummers’night

Photobucket
Suatu sore dua kontributor Creativedisc di instant messenger sedang bergosip tentang Maxwell. Berikut bincang-bincang mereka.

Ai.2.0 : Tim, siapa sih Maxwell? Kedengarannya enggak asing deh?!
T.M..: Ai, Maxwell ini adalah salah satu penyanyi, rasanya sih nggak tepat kalau hanya disebut penyanyi. Lebih tepatnya divo R&B-soul asal Amrik yang paling ditunggu-tunggu kiprahnya. Orang lebih mengenalnya sebagai penyanyi yang membawakan lagu ‘Whenever Wherever Whatever’ di tahun 1999. Di Amerika sendiri namanya mulai terangkat di kalangan black music scene sejak single kedua album perdananya yang berjudul ‘Ascencion (Don’t Ever Wonder)’ dirilis di tahun 1994. Maxwell telah meraih beberapa kali nominasi Grammy. Orang akan selalu mengharapkan musik R&B Soul yang bergizi dari setiap karya musik yang dihasilkannya.

Ai.2.0 : Ini album keberapanya? Dan apa yang dia kasih ke kita di album ini?
T.M.: Album ‘BLACKsummers’night’ ini album keempat dari Maxwell. Album pertama sejak album terakhirnya di tahun 2001 yang berjudul ‘Now’. Menurut penyanyi berambut cepak ini dalam situs Myspace-nya, album ‘BLACKsummers’night’ ini adalah album pertama dari trilogy album dengan judul ‘blacksummers’night’. Maxwell sendiri di album ini terasa seperti sedang bernyanyi dalam sebuah pesta yang penuh dengan musik-musik chill out. Maxwell mempersembahkan sebuah pengalaman musical yang menarik dengan lagu-lagu soul R&B yang nikmat. Coba dengarkan track ketiga yang ‘Pretty Wings’ yang mempunyai intro alunan gamelan. Nggak kebayang kan gamelan bisa dipadukan dalam sebuah komposisi soul R&B. Disitulah jeniusnya Maxwell.

Ai.2.0 : Kalau aku suruh kau milih satu lagu yang aku WAJIB DENGAR, lagu mana yang kau pilihkan untukku?
T.M.: Ai, rasanya aku tidak bisa hanya memilihkan satu lagu saja dari Maxwell. Komposisi 9 lagu di album ini terlalu menarik untuk dilewatkan begitu saja. Setiap lagu mempunyai nuansanya masing-masing hingga membuat album ini terasa dinamis. Tetapi jika Ai memang ingin menikmati satu lagu yang merupakan representasi dari album ini, ‘Pretty Wings’ adalah jawabannya.

Ai.2.0 : Kalau lagu yang naik daun ada? Yang agak2 kurang enak didengar gitu lah.
T.M.: Menurutku sih ya semua lagu di album ini kupinggenic tapi tidak standar. Coba dengarkan sealbum dan Maxwell akan membawa kita chill out dalam sebuah lounge party yang hip. Maxwell ini musiknya bisa dikatakan gabungan dari musik para musisi yang menjadi inspirasinya, seperti Marvin Gaye, Prince, Stevie Wonder dan Sade.

Ai.2.0 : Siapa2 aja sih orang2 yang ikutan di album ini? Ada nama yang enggak asing ku dengar ga?
T.M.: Di album ini Maxwell bisa dikatakan mengambil peranan penuh sebagai produser. Maxwell menggunakan nama produser Musze.

Ai.2.0 : Menurutmu, peluang dia untuk sukses di saat sekarang ini gimana? Dan siapa saingan terbesarnya?
T.M.: Hmm menurutku Maxwell muncul di saat yang tepat saat ini. Saat dimana khalayak menanti-nantikan kiprahnya sekaligus mulai jenuh dengan Ne-Yo yang mendominasi dimana-mana. Saingan terbesar Maxwell masih Ne-Yo yang juga sangat berbakat.

Ai.2.0 : Terakhir neh. Kasih dulu satu kalimat yang bisa kita jadikan label untuk album Maxwell yang satu ini.
T.M.: Les must de Maxwell. Harus dimiliki!
utk Track list “BLACKsummers’night” click…

Read More

Single of The Day: Aqua - Back To The 80's

Photobucket
Sudah dengerin belum single terbaru milik Group Band Aqua yg ngetop dgn “Barbie Girl” ini? “Back To The 80’s” ini merupakan single terbaru Aqua yg diambil dari album Greatest Hits mereka dan merupakan single pertama mereka sejak mereka vakum sejak 8 thn lalu.
Sesuai dgn judulnya, ‘Back To The 80’s’, single ini dibuka dgn iringan piano dan vocal kecentilan Lene Nystrøm Rasted yg dilanjutkan dgn vocal berat Rene Dif. Tanpa menghilangkan unsur Fun a la Aqua, mereka membuat single ini terasa tidak terlalu ‘cheesy’ dan masih terdengar asik dgn iringan electro dan musik 80-an. Video Clip dan Lyricsnya pun juga pastinya mencerminkan semua yg terjadi di thn 80-an… seperti Ronald Reagan, Michael Jackson (R.I.P),, Rocky, Twisted Sister, dan segala macamnya…
Gimana dgn faktor kesuksesannya? Utk sementara ini terbukti Single ini mampu jadi jawara di negara asal mereka sendiri yaitu di Denmark, dimana single ini jadi jawara di Danish Singles Chart sekaligus Airplay Chart tepat di tgl releasenya 5 Juni lalu. Untuk di Indo, single ini juga sudah direlease dan diantara gempuran single2 R&B yg makin menjamur belakangan ini, sepertinya Aqua agak sulit utk ‘melawan arus’.. hehe
utk Lyrics “Back To The 80’s” click…

Read More

Single of The Day: La Roux - Bulletproof

Photobucket
Review By Joe Ari.
Perkenalkan, La Roux, duo baru asal Inggris yang saat ini menggangu telinga saya dengan musik ala Pet Shop Boys yang unik yang menghiasi Ipod saya. Sempat kebingungan menentukan La Roux, yang ternyata duo group, dan sebelumnya saya kira hanya penyanyi solo. “Bulletproof” single kedua dari duo ini berhasil menempati posisi 1 UK single chart. Sangat mengesankan karena single ini diciptakan dan diproduseri oleh mereka sendiri, yakni Elly Jackson sang vokalis dan Ben Langmaid. Dengan beat elektro yang unik, mengingatkan dengan duo Pet Shop Boys. “Bulletproof” sendiri menceritakan tentang masalah sehari-hari, mengenai apa yang ingin kau lakukan, dan apa yang ingin kau inginkan, “I’m not to not to love until it’s cheap, been there, done that, messed around, I’m having fun don’t put me down,I’ll never let you sweep me off my feet” benar benar lirik yang sangat menarik. Musik yang dance elektro klasik ini mengambil era musik tahun 80’an dan terdengar unik, tidak kelihatan tua.... malah membuat bersemangat. Tidak salah kalau duo La Roux ini akan mendapat tempat baru di pecinta musik dunia, terutama penggemar music dance elektronik klasik ini.
Untuk lirik “Bulletproof” klik:

Read More

Album of The Day: Sara Bareilles – Little Voice

Photobucket
Saya membayangkan saya bersama Sara Bareilles dalam sebuah wawancara imajiner. Kami berdua duduk di sebuah lounge hotel di bundaran HI sambil menikmati high noon tea. Saya mengenakan setelan casual business suite. Sementara Sara yang langsing itu mengenakan terusan bermotif bunga peoni yang membuatnya tampak makin cantik. Kira-kira akan seperti ini percakapan antara saya dan Sara berlangsung.
T.M. = Timothy Malachi. S.B. = Sara Bareilles.

T.M.: Hi Sara, I’m so honoured having a high noon tea interview here with you. Tahu nggak? Saya sudah mendengarkan Love Song sejak tahun 2007 akhir di radio dan saya langsung menyukainya.
S.B.: Thank you for having me. It’s nice to meet you here.
T.M.: Vokal Anda yang powerfull, interpretasi Anda terhadap lagu yang soulfull juga manis sekaligus lembut nampaknya membuat Anda ibandingkan dengan Tori Amos bahkan Norah Jones. Apa pendapat Anda sendiri soal ini?
S.B.:Terima kasih Aku sendiri merasa terhormat dibandingkan dengan artis berbakat macam Fiona Apple dan Norah Jones. Tapi kurasa musikku memiliki karakter berbeda dengan mereka. Penggemar musik sejati pasti mengenali perbedaan diantara kami. Mungkin yang menyebabkan orang mengaitkan musik saya dengan Fiona Apple adalah karena saya bekerja sama dengan produser Eric Rosse yang memang sangat sukses menangani Tori Amos.
T.M.: Apa yang Anda rasakan setelah berhasil menelurkan album Little Voice ini?
S.B.:Well, aku sangat senang dan bangga bisa merilis album ini. Berkat album ini terutama sejak dirilisnya ‘Love Song’ aku mendapatkan pengalaman baru bersama musisi berbakat lainnya. Aku tampil menjadi pembuka konser Maroon 5, James Blunt dan Mika. Aku bahkan tampil bersama Mary J Blige dan Elvis Costello untuk sitcom 30Rock yang terkenal itu. Selain itu ‘Love Song’ juga berhasil masuk nominasi Grammy untuk kategori ‘Song of the Year’ dan ’Best Female Pop Vocal Performance’. Meski aku tidak memenangkannya tapi ini merupakan langkah hebat buat aku pribadi.
T.M.: So bisa Anda ceritakan tentang album perdana Anda, ‘Little Voice’, ini?
S.B.: Enam lagu di album Little Voice ini berasal dari album pertamaku, ‘Carefull Confessions’, yang aku produksi sendiri. Little Voice ini bercerita tentang hubunganku di masa lalu, rasa ketidaknyamanan yang kualami sendiri, serta pertentangan batin untuk mempercayai naluriku sendiri. Aku dan Eric membuat musik di album ini lebih berkonsep band dengan warna pop rock. Kami lebih banyak mengandalkan piano, drum, bass dan guitar. Hanya pada satu dua track kami menambahkan perkusi dan cello dalam aransemen laguku.
T.M.: Nampaknya latar belakang Anda yang suka menulis puisi berpengaruh besar dalam menghasilkan lirik-lirik yang tematis di album ini?
S.B.: Benar sekali. Selama kuliah saat waktu senggang aku lebih banyak menghabiskan
waktu menulis lagu dan puisi tentang lingkungan di sekitarku saat itu.
T.M.: Adakah lagu yang menjadi favorit Anda di album ini?
S.B.: Aku merasa semua lagu di album ini menjadi favoritku. Karena semua lagu di album ini mempunyai ceritanya masing-masing yang berdasarkan apa yang aku alami. Musiknya pun menurutku sangat dinamis. Aku harap penggemar musik bisa merasakan emosi lewat musikku. So what is your favourite songs from my album?
T.M.: Saya sangat suka dengan lagu ‘Come Round Soon’ karena mirip dengan kejadian yang saya alami. Selain itu saya juga suka dengan ‘Fairytale’.
S.B.: Really? Thank you so much.
T.M.: Adakah pesan Anda untuk penggemar musik di Indonesia?
S.B.:Kepada semua penggemar musik di Indonesia aku berharap kalian bisa mengidentifikasi perasaan kalian lewat lagu-laguku. Aku berharap kalian mendukung musikku. Terima kasih.
Begitulah kira-kira wawancara imajiner saya dengan Sara. Kami lanjut berbincang-bincang kecil. Sara kemudian mengakhiri pertemuan kami dengan memainkan piano di lounge membawakan lagu ‘Come Round Soon’.
utk Track List “Little Voice” click…

Read More

Single of The Day: Mika - Blue Eyes

Photobucket
Review By Haris.
Album terbaru Michael Holbrook Penniman atau yang lebih dikenal dengan Mika, setelah “Live in Cartoon Motion” di tahun 2007 adalah “We Are Golden” yg bakal direlease tgl 21 Sep. Sebagai pemanasan, Mika telah meluncurkan ‘We Are Golden’ dan juga ‘Blue Eyes’ sebagai teaser untuk pemancing rasa penasaran para penikmat musiknya.
Kali ini, saya akan membahas ‘Blue Eyes’ sebuah lagu yang juga terdapat dalam EP yang berjudul “Songs for Sorow” yang keluar di tahun ini juga.
Lagu ini adalah sebuah lagu penghiburan, karena didalamnya Mika, seperti mengajak seseorang yang terluka untuk berhenti bersedih dan mungkin juga berhenti mengkasihani diri sendiri, karena dengan demikian penderitaan justru tidak akan berakhir.
Untuk menyampaikan misi tersebut Mika, bernyanyi dengan nuansa subtil yang mantap dan didukung oleh aransemen musik yang dipenuhi atmosfir ala musik tahun 60-an. Mungkin bukan setipe musik-musik dari The Beach Boys, akan tetapi rasanya mempunyai kesamaan dalam semangat dan ambience. Entahlah, akan tetapi mengingatkan saya akan musik-musik dari pulau Hawaii .... hehehehe.
Ini bukan lagu sedih, karena irama musiknya dalam gaya mid-tempo dan mengalun tanpa harus menghentak-hentak. Sesuatu yang menarik dari Mika. Ditunggu rilis album barunya.
utk Lyrics “Blue Eyes” click…

Read More

Exclusive Single of The Day: Shakira - She Wolf

Photobucket
Tak perlu menunggu lama2, karena Sony Music Indonesia telah merelease single ini kemarin, penasaran? Request aja di Radio fave kamu!
Pengen tahu gimana Single ini? Baca Review dari iQko berikut ini…

Rasanya penantian selama 4 tahun terbalas sudah! Shakira is back! Setelah merilis album “Oral Fixation” di tahun 2005 tampaknya Shakira tidak mau berlama-lama untuk melakukan comeback dan melahirkan track-track dahsyat lainnya.
‘She Wolf’ adalah single awal yang dikeluarkan. Pertama kali dirilis dalam bahasa Spanyol, banyak yang lumayan kaget dengan sound yang diusungnya. Sebuah track yang danceable! Saya langsung teringat dengan sound yang pada track “Tango” ataupun “Whenever Wherever” miliknya.
Track ini ditulis dan diproduseri oleh John Hill dan Shakira dan langsung melakukan debut di No.23 dalam chart Billboard Hot Latin Songs.
Album ini resmi dirilis pada tanggal 5 Oktober 2009 nanti, tetapi single ‘She Wolf’ resmi bisa didownload melalui situs ABC. Promo untuk comebacknya Shakira pun dilakukan besar-besaran. Tercatat ada 3 souvenir dibuat untuk promo ini. Sebuah T-Shirt dan Topi militer dengan logo She Wolf dan satu poster Shakira yang super duper sexy.
Pertanyaannya kemudian, bagaimanakah ‘She Wolf’ ini? Pertama kali dengar, oke mungkin terdengar agak aneh. Kedua dan ketiga kalinya kita akan terbius dengan suara sengau nan indah milik Shakira. Diawal track kita akan menikmati balutan gitar dan bass yang saling bersahutan. Pelan-pelan irama dance dibangun dan efek suara robot menggugah dengan ucapan S.O.S! Bagian reffrainnya pun kita akan takjub dengan lirik plus beat yang menakjubkan. There’s a she wolf in the closet, Open up and set her free (Auuuu), There’s a she wolf in your closet, Let it out so it can breathe. Lirik macam ini? Itulah salah satu keistimewaannya. Berbalut kiasan yang ingin menggambarkan bahwa dalam sosok wanita cantik bisa terdapat serigala yang siap menerkam para pria yang tidak berhati-hati! Dengarkan pula auman Shakira di akhir reffrain. Marvelous! Walaupun belum bisa mengalahkan echo E...e...e… yang dilakukan Rihanna, tapi ini bisa menjadi materi promo yang hebat! Apakah saya mendengarkan barisan suara biola? Ternyata iya! sedikit mendekati ending, inilah titik klimaks track ini. Barisan biola yang berpadu dengan hentakan beat disco menjadi penutup yang menarik, apalagi ditambahi desahan Shakira, great!
utk Lyrics “She Wolf” click…

Read More

Page 3 of 50 pages « First  <  1 2 3 4 5 >  Last »