Akhirnya.. single pertama dari album terbaru milik Whitney Houston yg paling di tunggu2… ‘Million Dollar Bill’ di release resmi oleh Sony Music Indonesia kemarin. Album ke-7 yg berjudul “I Look To You” ini bakal di release tgl 1 Sep mendatang.
Sejak debutnya di thn 1985, total 170 juta keping dari penjualan album, single dan video yang telah terjual oleh Whitney. Tidak itu aja, Whitney juga mendapatkan “Most awarded female artist of all time” oleh Guiness Book of World Records dgn mendapatkan total 411 awards termasuk 6 Grammy Awards, 2 Emmy Awards, 23 American Music Awards dan 16 Billboard Music Awards! Wow!
Single pertama ini di produseri oleh Alicia Keys dan Swiss Beatz, dan ditulis sendiri oleh Alicia Keys. Single uptempo Hip-Hop a la Alicia ini emang pertama kali denger pasti terasa sedikit aneh… tapi percayalah, coba di resapi lebih dalam dan dengerin lagi dan lagi, pasti single ini bisa ‘merasuk’ dan bikin kamu pasti suka!
utk lyrics “Million Dollar Bill” click…
Exclusive Single of The Day: Whitney Houston - Million Dollar Bill
The Black Eyed Peas Make New History!
THE BLACK EYED PEAS MAKE HISTORY WITH THE LONGEST SUCCESSIVE STAY AT TOP OF THE BILLBOARD HOT 100 CHART!
(Santa Monica, CA) THE BLACK EYED PEAS make history with the longest successive stay at the top of the Billboard Hot 100 chart with 20 consecutive weeks at #1. “I Gotta Feeling” holds at #1 for an eighth week and “Boom Boom Pow” spent 12 weeks at #1. This is the longest consecutive stay for an artist in the Billboard chart’s 51 year history.
“The Black Eyed Peas record-breaking feat is a phenomenal achievement that underscores will.i.am’s ability to craft songs that instantly resonate with music fans,” said Steve Berman, President, Marketing & Sales, Interscope Geffen A&M. “From the moment I met Will, I knew his unique artistry would make lasting impressions.”
“With this kind of success your ego wants to take all the credit but your heart reminds your soul that it was your heart that had you slaving and creating in the studio making the music; breaking through comfort zones and tradition. In the fight between heart and ego my heart always wins,” said will.i.am. “Without everyone doing their part, the stars never would have aligned. This was a group effort, thank you to everyone who helped to keep these songs on top,” said Fergie .
“I Gotta Feeling,” the second single from The E.N.D., is currently in its second week at #1 on the Top 40 chart. Since its release eight weeks ago, “I Gotta Feeling” has sold over 2 million digital downloads. Their first single “Boom Boom Pow” spent seven weeks at #1 on the Top 40 chart and has sold over 3.8 million digital downloads. “Boom Boom Pow” is the #1 track on the Nielsen Soundscan’s Year To Date digital tracks chart for 2009.
THE E.N.D., the fifth release from the three-time Grammy Award winning, multi-platinum Interscope recording artist, The Black Eyed Peas, entered the Billboard Top 200 chart at #1 with the group’s highest debut of their career with 304,109 in first-week sales. The E.N.D. is currently # 3 on the Billboard Top 200 Chart.
Album of The Day: Gary Go - Self Titled
Saat pertama kali mendengarkan Gary Go dan membaca review single-nya, daku tanpa banyak kompromi langsung memberikan label SUKA ke lagu yang berjudul Wonderful tersebut. Ku ibaratkan lelaki ini sebagai a breath of fresh air dalam industri musik. Meskipun musik yang diusungnya pop-rock khas inggris, alias brit-pop dengan bonus belaian akustik dan alternative. Pokoknya menjadikan Gary Go sebagai salah seorang British Pop Male Vocal Idol!
Garry Go terlahir dengan nama Gary Baker 24 tahun yang lalu. Penyanyi asal british ini ternyata enggak bisa dibilang baru begitu saja. Untuk label major, oke-lah kita sebut dirinya new comer. Tapi rupanya Gary Go sudah mulai mengeksiskan diri sejak tahun 2006, dimana dirinya nimbrung ke dalam proyek The Diary of Rodney Harvey dengan 3 lagu. Berikutnya, di tahun 2007 adalah awal dari dunia yang terang benderang baginya. E.P yang berjudul So So membuat dirinya ditarik oleh produser di New Jersey yang berikutnya memuluskan jalannya dikontrak oleh Decca untuk merilis album perdananya! Yang membuat dirinya juga semakin eksis adalah ikutan dalam konser tur The Script, The Fratellis, The Feeling, Take That dan Amy Macdonald. Enggak tanggung2, daftar berikutnya adalah menjadi pembuka di tur Eropa Lady GaGa.
Wonderful yang sebelumnya sudah dipaparkan menjadi sebuah single yang imajinatif, memang benar adanya. Berikutnya, Open Arms. Satu lagu yang aku suka di album ini. Vokalnya begitu british. Itu mungkin yang membuat album ini terdengar original. Tapi di beberapa lagu memaksa kita untuk berpikir, suaranya mirip siapa ya? Atau musiknya persis siapa ya? Ini pasti karena brit-pop dan aksen british nya. James Morrison, Chris Martin, meski enggak separah Tom Chaplin. Tapi tetap aja penanda dari mana dirinya berasal. Dengarkan Life Gets In The Way, Refuse To Lose, dan Heart and Soul. Di ketiga lagu itu aku bisa bilang moments of full melody.
Dari 11 lagu yang diberikan, aku bisa bilang yang menarik perhatianku adalah Brooklyn. Hanya diiringi piano di awal, aku sangat menunggu lagu ini menjadi sebuah karya klasik dari Gary Go. Di pertengahan, iringan orkestra mulai menjamah. Disinilah letak kepintaran seorang Gary. Dia mampu menyeimbang mood pendengar dalam sebuah lagu. Dia juga mampu memainkan emosi dalam cara bernyanyinya. Sebenarnya bukan hanya bernyanyi keahliannya, Gary Go juga mampu bermain piano dan gitar. Bukan hanya itu, ternyata dia juga seorang produser!
Single ketiga yang dijadwalkan untuk dirilis adalah lagu berjudul Engines. Sebenarnya aku masih kurang setuju. Karena melodi yang hendak dijual masih sama dengan single sebelumnya. Mestinya diirnya sedikit lebih bijak memilih lagu yang lain, semisal Speak ataupun Black and White Days. Tapi mungkin kebijakan manajemen dan label juga.
Dengan semua positif thinking dan segenap rasa suka, kuberikan 4 bintang dan sejuta logo most wanted ke album yang dirilis 25 Mei 2009 ini.
(Ai Hasibuan / Creative Disc Contributors)
utk Track List “Gary Go” click…
Single of The Day: Paramore – Ignorance
Sudah mendengar atau bahkan tergila-gila dengan single “Ignorance” dari Paramore ini? Hemmmm sangat tidak salah. Dengan vokal khas Hayley Williams yang “garang” full emosi, ditambah lirik yang menceritakan tentang rusaknya persahabatan akibat perlakuan semena-mena dari rekan atau mungkin kekasih kita, "You treat me just like another stranger. Well it’s nice to meet you sir. I guess I’ll go. I best be on my way out. Ignorance is your new best friend". Single beraliran rock alternative dan emo ini sangat mudah di cerna dan akan membuat yang pertama kali mendengar langsung jatuh cinta dan tidak mungkin untuk ditolak. Lalu apa sih kata Hayley mengenai lagu ini? "In my eyes, this song is a huge turning point for the band. The truth of it is, growing up is not easy. We’re five different people who have to work towards the same goal on a daily basis. There were a lot of times when I felt really alone or angry or insecure. I don’t always feel good at confronting people, especially people that I love, like these guys. Sometimes it takes songs to get the point across. The song is from one person’s perspective. It’s unfair that I’m the one who gets to talk about it but it helped me a lot. The line ‘ignorance is your new best friend’ is about how I felt I was losing people, and I think the band did too. But it’s okay, we’re growing up. I love that song." Kerenkan? Sambil menunggu album ketiganya keluar, enjoy this songs…
(Joe Ari Shasta / Creative Disc Contributors)
untuk lirik “Ignorance” Klik…
Single of The Day: David Guetta ft.Akon - Sexy B*tch
Entahlah, semakin dekat perilisan album “One Love”, semakin surut justru minatku untuk membeli album tersebut. Setelah begitu menghentak dan enerji luar biasa dengan “When Love Takes Over”, kali ini David Guetta hadir bersama Akon, membawakan single ke-2 dari album yang dijadwalkan akan rilis pada 24 Agustus ini. Padahal daftar nama sudah tersedia. Kelly Rowland, Akon, Estelle, will.i.am, Kid Cudi, dan masih banyak lagi. Tapi tidak membuat antusiasku bertambah banyak.
Mungkin ini dikarenakan oleh lagu ‘Sexy B*tch’ sebagai single keduanya. I just don’t know why, but this sounds so average for me! Akon even can do better when he’s doing solo. Kekurangan beat? Enggak juga. Hanya saja dentuman musik yang disajikan terasa sudah banyak didengar sebelumnya dan terlalu pasaran. Minus lirik yang bagus? Boleh jadi. Karena Akon tidak benar2 menyanyikan lirik disini. Dan mungkin juga semuanya dikarenakan kehebatan single When Love Takes Over, yang menjadi pembuka sekaligus track jenius dan sangat susah mengikuti pencapaian serupa.
Well, penilaianku setidaknya masih bisa berubah hingga One Love benar2 dirilis nantinya. Selagi menunggu,mari kita dengarkan lagu berdurasi 3 menit 16 detik untuk Radio Edit nya ini.
(Ai Hasibuan / CreativeDisc Contributors)
Trivia: Untuk versi Clean juga di release dgn judul ‘Sexy Chick’
utk Lyric ‘Sexy B*tch’ click…
Single of The Day: The Black Eyed Peas - I Gotta Feeling
Banyak orang yg mengeryitkan dahi ketika tahu single kedua dari Black Eyed Peas ini terus menerus menjadi jawara di Billboard dan di Chart2 International lainnya, sementara di Indonesia sendiri, single ini tidak terlalu happenin’. Well, sekali lagi ini masalah selera! Pastinya selera org USA, UK gak sama dong dgn Indonesia. Tapi, ada baiknya kita mendengar lebih dalam single yg satu ini, dan siapa2 aja di balik kesuksesan “I Gotta Feeling” ini.
Produser single ini adalah DJ asal Prancis yg namanya sedang naik daun yaitu David Guetta dan dibantu oleh Frederick Riesterer. Sementara mereka juga menulis lagu ini bareng para personel BEP yg lain. Kesuksesan single ini diawali ketika tgl 3 Juli lalu menggantikan posisi Jawara single pertama BEP “Boom Boom Pow” yg sudah jawara selama 12 minggu, jadi total 19 minggu yg diraih oleh BEP sendiri yg merajai Billboard. Rekor ini menyamai Usher di thn 2004 dgn 2 singlenya “Yeah” dan “Burn”, dan apabila minggu depan single ini masih jadi jawara berarti BEP bakal menorehkan rekor baru!
“I Gotta Feeling” sebenarnya lebih condong di sebut sebuah single Dance, Electro-hop yang di mix dengan House, agak sedikit melenceng dari akar BEP sendiri yaitu Hip Hop. Well, suka atau tidak, kembali melihat prestasi yg di torehkan oleh BEP, sepertinya mereka sudah benar2 diakui utk menjadi salah satu SuperGroup di thn 2009 ini!
Lyrics “I Gotta Feeling” click…
Jason Mraz "I'm Yours" Pecahin Rekor Billboard!
Selamat buat Jason Mraz! Sepertinya dia bakal memecahkan Rekor Single terlama yg berada di Billboard Hot 100 Singles Chart selama 69 minggu dengan single “I’m Yours” yg diambil dari album ke-3nya “We Sing. We Dance. We Steal Things”. Sayang banget, single yg satu ini tidak pernah jadi jawara di Billboard Hot 100 dan hanya ‘peak’ di urutan 6. Tapi gak usah kecewa karena single ini sempat jadi jawara di Chart2 negara Norwegia, New Zealand dan Swedia. Di Billboard sendiri, “I’m Yours” sempat jadi jawara utk Chart Hot Adult Top 40 Tracks, Hot Adult Contemporary Tracks dan Top 40 Mainstream, begitu juga di radio2 Indonesia.
Rekor single terlama ini juga di pegang oleh LeAnn Rimes “How Do I Live” di thn 97-98, tapi ketika itu single ini pun juga hanya bisa ada di posisi Runner Up Billboard Hot 100 Singles Chart, begitu juga single dari Jewel, Carrie Underwood, dan Lifehouse yg masuk di dalam daftar Single terlama di Billboard Hot 100 Singles Chart. So, tidak terbukti kalo single jawara itu bisa bertahan lebih lama di Chart! hehe..
Single terlama di Billboard Hot 100 Singles Chart:
1 & 2. Jason Mraz - “I’m Yours” (2008-2009) - 69 minggu, peak #6 dan
LeAnn Rimes “How Do I Live” (1997-1998) - 69 minggu, peak #2
3. Jewel - “Foolish Games” (1997-1998) - 65 minggu, peak #2
4. Carrie Underwood - “Before He Cheats” (2006-2007) - 64 minggu, peak #8
5. Lifehouse - “You and Me” (2005-2006) - 62 minggu, peak #5
Album of The Day: Ken Hirai - Ken's Bar II
Apa yang menyebabkan album Ken’s Bar bisa sampai menduduki posisi nomor 2 dalam chart lagu Oricon di Jepang? Jawabannya sederhana. Kerja keras dan totalitas untuk menghasilkan sesuatu yang berbeda dan berkualitas. Mengulang konsep yang sama untuk album Ken’s Bar yang dirilis di tahun 2003, sekarang kita bisa menikmati installment yang kedua lewat album Ken’s Bar II.
Dalam album Ken’s Bar II, kita akan diajak masuk ke dalam suasana ”bar” atau ”lounge” yang ingin disampaikan oleh Ken. Sayapun merasakannya. Dengan perombakan total lagu-lagu didalam album ini, membuat gambaran suasana bar yang gelap, akrab, syahdu, pelan-pelan mengalir melalui track-track dan suara Ken Hirai. Versi hiperbolanya? Saya seperti berada di dalam bar-bar tempat para mafia dalam film The Godfather sedang berkumpul dan memutuskan untuk membunuh siapa lagi kali ini.
Saya suka konsep opening tracknya, suara orang-orang berbicara dan menggumam kemudian ditimpa dengan suara orang berjalan didalam suatu ruangan. Saatnya diam dan mendengarkan appetizer pertama dari sang artis. Track Even If (Instrumental), kemudian hadir tanpa rasa dan membiarkan penasaran semakin membuncah. Seperti apakah penampilan sang artis?
Jawabannya adalah sebuah malam yang sempurna di sebuah lounge ditemani dengan lagu-lagu berkualitas yang dirombak total. Salah satunya adalah track ”LOVE ~Destiny~” milik Ayumi Hamasaki. Dibantu oleh iringan piano Masaru Suzuki, pelan-pelan karakter vokal Ken semakin menguat dan terdengar sangat superior. Waktu selama 5 menit 15 detik menjadi sangat pendek ketika menikmati track ini. Selama itukah?
Haha! Itulah salah satu keistimewaan album ini. Sulap yang diberikannya untuk menghadirkan suasana ”lounge” begitu pekat dengan track-track panjang tetapi tidak membosankan. Dengarkan saja “New York State of Mind” milik Billie Joel. Diiringi alunan piano, Hirai berusaha memunculkan suasana yang baru selama 6 menit penampilannya. Dengan konsep piano solo di beberapa bagian dan vokal yang semakin menghayati di bagian akhir lagu. Mantap!
Album ini bisa dibagi dalam dua bagian. Secara konsep serta komposisi album. Secara konsep, Ken Hirai berusaha mengcover lagu-lagu dari Jepang seperti track ”Shiroi Koibitotachi”, track ”Boku ga donna ni kimi wo suki ka, kimi wa shira nai” dan track ”Wakare uta”. Tak lupa juga ada lagu-lagu dari barat yang menrupakan kesenangan dari Ken Hirai. Seperti “Lately” dari Stevie Wonder, “Desperado” milik the Eagles sampai “Because Of You” milik Ne Yo.
Secara komposisi, album ini terdiri dari track-track yang lembut pada setengah perjalanan pertama. Setelah track ”Intermission” barulah track-tracknya tidak didominasi oleh iringan satu alat musik saja, tetapi merupakan satu komposisi lengkap dengan tambahan dua sampai tiga alat musik lainnya.
Ada beberapa track yang sangat kuat dalam album ini. Seperti ”Shiroi Koibitotachi” yang merupakan lagu dari Keisuke Kuwata, frontman band kesayangannya Southern All Star. Konsep lagu rock dalam versi aslinya langsung dibuat luruh dengan suasana ballad plus range vokal Ken Hirai yang bermain di pitch-pitch tinggi. Plus track ”Heart of Mine” yang merupakan lagu milik the Boz Scaggs. Dengan konsep mid-tempo jazz, Hirai berusaha hadir dengan modelnya sendiri. Alunan terompet dan suara smooth Ken Hirai plus suara dua pada bagian reffrain membuat track ini sangat memorable. Track ”Because Of You” yang dipilih sebagai single perdana pun hadir dengan bentuknya sendiri. Walaupun orang tahu ada banyak ”beat” yang hilang ketika sebuah lagu R&B di convert dalam bentuk ballad, rasanya Ne-Yo tidak akan keberatan dengan lagu ini. Karena dari segi emosi, track ini menghadirkan warna yang sama.
Saya agak teriritasi dengan track ”Wakare uta” karena rasanya agak miss-cast dalam album ini. Konsep albumnya agak hilang dengan suasana folk digabung dengan suasana country dalam track ini. Penampilan Masamune Kusano justru membuat vokal Ken menjadi tertindih dan menjadi tidak jelas. Penampilan duet juga dihadirkan melalui track ”Lately” dengan penampilan Frank McComb. Bermain di daerah middle, kedua karakter vokal ini membangun image yang dulu ditampilkan oleh Stevie Wonder. Dengan masing-masing memainkan porsi yang pas, track ini terasa sangat nyaman ditelinga.
Overall album ini layak menjadi salah satu koleksi. Kalau anda jenuh dengan suasana ”lounge” dan bertemu banyak orang, silahkan ambil album ini dan hadirkan suasana itu hanya milik anda sendiri. Walaupun belum bisa menyamai ”nyawa” lagu yang ditawarkan oleh penyanyi aslinya, toh setidaknya vokal Ken Hirai yang kuat bisa menjadi signature tersendiri dalam membawakan karya-karyanya.
(iQko / CreativeDisc Contributors)
utk Track List “Ken’s Bar II” click…
25 CD Jordin Sparks "Battlefield" Quiz!
Sony Music Indonesia & CreativeDisc.com presents 25 CD Jordin Sparks “Battlefield” Quiz:
American Idol 6 Winner, Jordin Sparks baru saja merelease album keduanya “Battlefield” yg berhasil ada di posisi 7 Billboard Hot Albums Chart, dan ini merupakan album Top 10 keduanya. Dan Bulan Agustus ini… Jordin Sparks terpilih utk menjadi CreativeDisc Artist of The Month!
So, Sony Music Indonesia & CreativeDisc.com bakal membagikan 25 CD Jordin Sparks “Battlefield”!
Caranya, email ke creativedisc@gmail.com dgn subject CD Jordin, yg isinya:
1. Nama, Umur, Alamat Lengkap berikut Telp.
2. Sebutkan Single dari Jordin Sparks yg paling kamu suka?
3. Apa yang menjadi Battle terbesar kamu selama ini?
Udah cuma 3 pertanyaan itu, dan tinggal km email jawabannya ke kita, paling lambat tgl 31 Agt pk. 24.00. Nanti kita akan pilih 25 pemenang yg beruntung!
Special Thanks to Nabil Taufik & Sony Music Indonesia!
10 CD Ken Hirai "Ken's Bar II" Quiz!
Sony Music Entertainment Indonesia dan Creative Disc presents 10 CD Ken Hirai “Ken’s Bar II” Quiz!
Ken Hirai is the chosen one as our Artist Highlight di Bulan Agustus ini! Bagi penggemar J-Pop, namanya sudah tak asing lagi… Tapi Ken Hirai mencoba untuk mendalami lagi dgn mencoba musik ‘Lounge’ yg tersirat di album “Ken’s Bar II” nya ini… Album yg debut di posisi 2 Oricon Chart, Jepang ini berhasil terjual 120ribu keping.
Sudah mencoba single pertamanya “Because of You” milik Ne-Yo yg diaransemen ulang? Keren banget kan? Gimana dengan semua single yang ada di album ini? Penasaran?
So, tunggu apalagi buruan ikutan Quiz ini karena 10 CD Ken Hirai ”Ken’s Bar II” yang wajib dimiliki ini!
Caranya seperti biasa, tinggal kirim email ke creativedisc@gmail.com dgn subject CD Ken Hirai, dengan isi emailnya:
1. Nama, Umur, Alamat Lengkap berikut Telp.
2. Sejak kapan kamu tahu tentang Ken Hirai dan apa yg kamu suka dgn musiknya?
Udah cuma 2 pertanyaan simple itu, dan tinggal kamu email jawabannya ke kita, paling lambat tgl 31 Agt pk. 24.00.
Special Thanks to Nabil dan Sony Music Entertainment Indonesia!
Album Of The Month: Jordin Sparks - Battlefield
Review By Joe Ari.
Apa yang kalian harapkan oleh gadis yang tahun ini genap berusia 20 tahun, melalui album keduanya ini? Perubahan yang total dari segi musik? Lirik? Tentu saja, memang tidak salah, karena saya pun berharap demikian. Debut album self titlednya pun lumayan sukses, dan menelurkan beberapa hit single di chart, dengan penjualan album yang tidak mengecewakan juga tentunya. Memadukan unsur musik R&B, pop, pop-dance dan pop-rock, membuat album ini menjadi campur aduk. Apakah ini terlalu cepat untuk jeboan AI ini merubah konsep musik dari sebelumnya yang hampir semuanya bergarap R&B? Mari kita selidiki lebih jauh. Battlefield, album kedua yang masih diproduseri dengan produser yang sama, Harvey Mason, Jr. and Claude Kelly serta tidak ketinggalan untuk mendapatkan pengalaman baru untuk meramu albumnya, Jordin juga bekerja sama dengan produser, penulis dan pencipta hitmakers yang diincar semua penyanyi, khususnya penyanyi perempuan, yakni Ryan Tedder, Dr. Luke dan Toby Gad. Tampaknya Jordin Sparks berusaha keras agar terlihat matang, terbukti dengan usahanya yang cukup gigih memaksimalkan kemampuan vokalnya, dan juga keterlibatannya langsung menciptakan beberapa lagu. Dibuka dengan “Walking on Snow” yang cukup menghentak dan ceria, sebagai pembuka yang segar. Dilanjutkan dengan “Battlefield” yang menjadi single pertama, dan langsung menjadi single kesukaan saya, dimana Jordin mulai mengasah kemampuan vokalnya lebih tinggi, namun karena terlalu dipaksakan, membuat single ini terdengar tanggung, meski musik dan lirik pada lagu ini sudah maksimal, dan dominasi Ryan Tedder sangat terasa pada lagu yang berbalut dengan pop dan rock ini, sebetulnya berpotensi menjadi hits jika Jordin bisa mengimbangi dengan memaksimalkan vokalnya. “Don’t Let it Go to Your Head”, “It Takes More”, dan “No Parade” merupakan kedua lagu yang tidak berbeda jauh dari segi musik. “S.O.S. (Let the Music Play)”, “Watch You Go”, Emergency (911) beberapa track dengan beat mid dance tempo yang masih cukup asik untuk dinikmati. Alunan piano pada intro track “Let It Rain”, dan “Faith” bukan merupakan lagi gospel. Dengarkan “Was I the Only One” single ballad yang sangat asik, setelah jenuh dengan beberapa track yang sebelumnya. Ditutup dengan “The Cure” yang masih sama dengan track sebelumnya. Jordin Sparks sendiri mengatakan bahwa album keduanya ini meneritakan tentang, kekuatan, kegigihan dan sesuatu yang baik hingga menjadi yang buruk, dalam detilnya ini bisa berhubungan dengan keluarga, persahabatan dan pekerjaan. Secara keseluruhan, album ini memang berbeda dengan album terdahulunya, namun sangat membosankan jika harus didengarkan terus menerus. Tetapi dari segi pengahayatan vokal dari wanita satu ini sangat luar biasa, dan mendapat acungan 1 jempol dari saya dan tidak terasa rugi mengkoleksi album ini, dan secara keseluruhan lagi, album ini lebih baik dari album yang pertama. Sesuai judul albumnya, Battlefield, apakah album ini siap menghadapi peperangan yang sesungguhnya? Kita lihat saja, but overall, highly recommended.
Untuk Track listing Battlefield, klik:
Creative Disc Artist of The Month: Jordin Sparks
Creative Disc Presents… Artist of The Month - August Edition: Jordin Sparks
7 Things Your Media Should Know About Jordin Sparks!
1. Jordin Sparks menjadi jawara American Idol termuda dengan total vote sebanyak 74 juta. Sejak kemenangannya, Jordin berhasil menempatkan 2 Single Top 10 US Hits, 1 Single Top 10 Europe, #1 di Australia dan total lebih dari 1,6 juta keping utk debut album nya. Single pertama di album kedua “Battlefield” ini sudah masuk di Top 20 Chart2 US, UK, Australia dan beberapa negara lainnya…
2. Jordin mendapatkan Grammy Nominasi pertamanya utk Best Pop Collaboration With Vocals utk single “No Air” (duet dgn Chris Brown) di thn 2008 dan memenangkan American Music Award utk single tersebut. Album terbarunya “Battlefield” menampilkan kolaborasi dgn produser Dr.Luke, T-Pain, Stargate dan Max Martin.
3. Hingga kini, Video Clip dari Jordin Sparks telah dilihat lebih dari 100 juta kali di YouTube saja! Jordin juga menjual lebih dari 10 juta digital track download!
4. Di bulan January 2009 lalu, Jordin tampil di pelantikan Presiden Barack Obama dgn single “Faith” yg ditulisnya bbrp hari sebelum pelantikan Obama sebagai ekspresi harapan baru di masa2 susah.
5. Di musim panas kali ini, Jordin bakal tour bareng dgn Jonas Brothers di US. Partner tour mereka adalah Mike dan Ike’s Candies dan Alex’s Lemonade Stand Foundation yg mengumpulkan dana utk menyembuhkan anak2 dari kanker.
6. Ayah Jordin adalah Philippi Sparks, pemain top NFL utk New York Giants & Dallas Cowboys. Di bln Feb 2008, Jordin menjadi pemenang American Idol pertama dan org termuda sepanjang sejarah utk menyanyikan lagu kebangsaan di Super Bowl.
And finally, drum roll please…
7.Album sophomore Jordin, “Battlefield” debut di no.7 Billboard Albums Chart dan ini merupakan album keduanya yang debut di posisi Top 10!
Album of The Day: Passion Pit - Manners
Review By Luthfi
Band yang awalnya merupakan proyek iseng dari Michael Angelakos dia membuat empat lagu untuk pacarnya di hari Valentine yang nantinya bakal menjadi sebuah EP bernama Chunk Of Change.Bersama keempat orang temannya Ian Hultquist (keyboards), Ayad Al Adhamy (synth/samples), Jeff Apruzzese (bass) dan Nate Donmoyer (drums) maka dibentuklah Passion Pit. Setelah merilis album Chunk Of Change mereka merilis full album “Manners”. Langsung aja kita membahas track demi track dari album yang mendapat review bagus dari Clash, Rolling Stone U.S, Allmusic.com dan NME.
Dibuka dengan “Make Light” yang bombastis dengan mengambil opening powerpop dan sedikit synth rock di sana sini, jangan lupa di pertengahan lagu mereka sedikit mengambil riff indie rock dan post punk.Vokal Michael Angelakos sangat amazing ditutup dengan bunyi-bunyian yang powerful. Riff synth menghajar opening “Little Secrets”, beat-beatnya sedikit mengingkatkan kita akan beberapa nada dari The Jackson 5, dengan adanya choir anak-anak lagu ini menjadi easy listening. Lagu kesukaan gitaris dan solois handal yaitu John Mayer,"Moth’s Wings”.Pantesan aja John Mayer suka genjrengan gitar yang indah membuka lagunya(meskipun mereka tidak mempunyai gitaris tetap), lagi-lagi sound yang megah menyelimuti lagu ini Angelakos bernyanyi dengan sangat lirih disini. Jika kamu suka sound Take That di 2 album terakhirnya maka kamu bakal nyantol sama lagu ini."The Reeling”,single pertama mereka yang sempat menjadi jawara di beberapa radio mempunyai beat yang bisa bikin kamu dance dengan musik yang ringan liriknya rada mirip sebuah penculikan "Now I’m dreaming somebody/Would simply come and kidnap me/Oh no, oh no/Everyday I lie awake and pray to God today’s the day/". “To Kingdom Come”, amat sangat ringan dengan nuansa electropop campur funk. Bagi yang sering dengerin Twentyfirst Night pasti bakal suka sama lagu ini.Sudah bosan dengan gempuran-gempuran dari Passion Pit,tenang ada “Swimming In The Flood” yang down beat dan tenang membuat kita bisa beristirahat sebentar. “Folds In Your Hands”, yang mengibaratkan Jamiroquai sedang berada di sebuah party house di Ibiza lalu bikin lagu bareng disana."Eyes As Candles”,sedikit berformat pop rock apalagi instrumen gitar dan drum makin mengukuhkan pop rocknya dan jangan lupa suara terompet yang menutup lagu ini. Lagu dari EP mereka “Sleepyhead”, teknik vokal backwards dan suara falsett dari Angelakos membuat lagu ini outstanding. Apalagi beatnya rada 80’an gitu deh. Bayangkan sebuah beat dari Spotlightnya Jennifer Hudson campur nuansa pop punk dari Dance Dancenya Fall Out Boy maka terjadilah kawin silang dan menghasilkan track “Let Your Love Grow Tall”. Penutupnya “Seaweed Song”,sangat wow dengan permainan yang slow di awal,kecepatan lagu ini tambah naik seiring berjalannya waktu. An outstanding closing.Overall,mendengar band electronic asal Cambridge ini benar-benar ciamik. Format full band sendiri membantu Passion Pit mendapatkan sound yang bagus, rocking, mengawang-ngawang, lintas genre dan amazing. Inti dari mendengarkan Passion Pit adalah dengarkan komposisinya dan lagunya, karena antara beatnya dan lagunya amat sangat kompleks namun masih dalam koridor easy listening dan gampang dicerna.Dan terbukti bahwa Cambridge bukan menghasilkan mahasiswa yang jenius tapi juga musik yang jenius. This is a worth it album.
utk Track List “Manners” click…
Single of The Day: Kesha - TiK ToK
Mungkin kamu sempat kenal dengan cewek yang satu ini, di singlenya Flo-Rida “Right Round”, atau single 3OH!3 “My First Kiss”, Atau, sempet denger lagunya Britney Spears “Lace And Leather”, dan Katy Perry “I Kissed A Girl” yang menampilkan sedikit vokal dari cewek yang satu ini. Sekarang, Kesha Sebert sudah siap dengan singlenya sendiri, dan albumnya sendiri.
Sempat berganti-ganti judul lagu (simpang siur sih tepatnya). Mulai dari “Dolla”, terus tiba-tiba berganti jadi “P. Diddy”, “Don’t Stop”, akhirnya secara resmi diumumkan oleh RCA, kalau judul track yang satu ini adalah “TiK ToK”. Gue rasa, judul “TiK ToK” emang bener-bener pas buat ngegambarin track ini. Selain gampang diucapin judulnya, yang langsung terbayangkan adalah sebuah lagu electro-pop yang bener-bener danceable. Yess! Tune yang mirip dengan 3OH!3 dan beat yang semangat bikin TiK ToK ini bisa jadi sebuah party anthem. Sama seperti liriknya, yang ngegambarin banget suasana pesta yang nggak akan berhenti. "Don’t stop, make it pop, DJ, blow my speakers up, Tonight, I’mma fight, ‘Til we see the sunlight, Tick tock, on the clock, But the party don’t stop, Woah-oh oh oh, Woah-oh oh oh”. Lirik yang ‘gak nakal-nakal amat’ sih..
Adiktif! Dengerin TiK ToK emang gak puas sekali tok. Ramuan musik yang enak, lirik yang bercerita plus berima (jarang lo sekarang lagu yang berima sama) bikin single yang di produksi ama Dr. Dre ini pas banget buat “semi” ajeb-ajeb. Single ini udah rilis tanggal 7 Agustus kemaren, dan kamu bisa ngedownload gratis single ini di website Kesha. Don’t Stop, make it Pop!
(Danie Cung Cung / CreativeDisc Contributors)
Album of The Day: VA - American Idol 8
Background
Sebenarnya banyak yang terheran2 juga, mengapa album ini dirilis dalam bentuk CD. Mengingat sejak musim ke-6 sudah tidak ada lagi album kompilasi idol, karena mereka secara nyata menjual lagu2 versi studio dari penampilan finalis setiap minggunya secara digital. Dan bekerjasama dengan iTunes mulai dari musim 7 sampai sekarang, sepertinya lumayan mengangkat nama American Idol sebagai satu ajang yang menghasilkan bintang dalam skala ‘massive’. Sebenarnya kalau dibilang kompilasi, musim 7 juga punya Lennon-McCartney Song Book yang menampilkan 12 lagu dari 12 finalis. Tapi ini hanya dirilis secara digital lewat iTunes. Jadi, untuk format CD, ini adalah rekaman menyusul musim 5 dengan judul Encore. Dan perilisan ini ditujukan untuk mendongkrak penjualan!
Lucky One
Dari daftar 12 lagu oleh 10 finalis, sepertinya kita harus mengotakkan mereka ke dalam 3 grup. Grup pertama adalah grup yang beruntung. Karena produser memilih lagu yang merupakan penampilan terbaik, atau paling ga terbaik dari mereka. Dalam grup ini ku masukkan Allison Iraheta yang membawakan lagu I Can’t Make You Love Me, Adam Lambert untuk Mad World, Anoop Desai dengan Always On My Mind, Scott MacIntyre sama Just The Way You Are dan Megan Joy untuk Walkin’ After Midnight. 2 penampilan lain yang masuk ke dalam grup ini adalah penampilan dari Matt Giraud dan Michael Sarver yang sama2 menyanyikan lagunya Michael Jackson. Human Nature dan You Are Not Alone.
un-Lucky One
Kalau yang ini emang lebih sedikit. Aku memasukkan Danny Gokey yang entah mengapa dipilihkan Stand By Me, Kris Allen yang juga entah mengapa dimasukkan dengan She Works Hard For The Money, dan Lil’ Rounds yang emang minim penampilan bagus dengan I Surrender. Memang (selain Lil) penampil yang lain masih memiliki banyak pilihan lagu yang jauh lebih baik ketimbang yang dimasukkan ke dalam kompilasi ini. Atau paling tidak, mereka merekam penampilan semi-final mereka ke dalam studio version. Dan mengingat tidak ada satu lagu pun dari tema Motown dimasukkan ke dalam album ini, maka smeua finalis sepertinya un-lucky. Karena justru dari tema motown, seluruh lagu direkam ke dengan alat musik original motown lho!
Winning Song
Ini grup terakhir, yang hanya dihuni oleh pemenang dan runner-up nya. Kris Allen dan Adam Lambert. Memang sudah direview lebih dahulu, tapi kalau kembali ingin ditandingkan, aku memilih Adam Lambert adalah juaranya. Lebih banyak energi dan lebih dapat feel nya, dibandingkan versi Kris yang mengusung isu nanggung.
Minus
Tetap aja ada kurangnya. Hihihi… Padahal musim ini berisi 13 finalis, tapi mengapa tidak ke-13-nya yang dimasukkan ke dalam kompilasi ini. Agak banyak sesal, karena menyia2kan bakat Alexis Grace juga sih. Kemudian satu lagi kekurangan album ini adalah (mengikuti album season 5) tidak ada lagu yang dinyanyikan barengan.
Conclusion
LAYAK KOLEKSI. Mengingat kaya akan bakat serta corak musik yang beda2 dari 10 finalis, album ini sangat kurekomendasikan untuk dimiliki. Ayo kita serbu toko musik, manatau dirilis terbatas!!
(Ai Hasibuan / Creative Disc Contributors)
utk track list American Idol 8 click…








